|
||||||||||||||||||
| Rem Blong, Bus Tabrak Bukit |
|
|
| Monday, 28 March 2011 | |
![]() Bus Tunggal Daya yang mengalami rem blong nyungsep di Jalan Yogyakarta-Wonosari, tepatnya di Dusun Tambalan, Piyungan, Bantul, kemarin. BANTUL – Kecelakaan lalulintas akibat rem blong menimpa bus pariwisata Tunggal Daya kemarin.Bus dengan nomor polisi AA 1745 FD yang mengangkut rombongan warga dari Tegal yang bermaksud pulang setelah menghadiri pernikahan di daerah Tepus,Gunungkidul itu nyaris masuk jurang. Beruntung sopir bus Tunggal Daya, Josep, 46 bisa membanting stir ke kanan dan menabrak tebing bukit Jalan Yogyakarta- Wonosari, tepatnya di Dusun Tambalan, Piyungan, Bantul. Akibatnya, tujuh penumpang luka-luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Patuk Gunungkidul dan Puskesmas Piyungan. Menurut penuturan Josep, kondisi bus selama perjalanan tidak ada halangan atau persoalan yang berarti, baik di bagian rem maupun mesin. Namun sepulang dari hajatan tersebut, memasuki turunan Hargodumilah, tiba-tiba remnya blong.”Karena berada di areal tebing yang di sebelah kiri jurang, maka saat jalan sepi saya banting stir ke kanan dan berhenti setelah keluar dari badan jalan dan bersandar di tebing,” tutur Josep kepada petugas dari Polsek Piyungan tadi malam. Meski kendaraannya rusak berat, dia mengaku bersyukur karena berhasil menyelamatkan 34 penumpangnya. Kapolres Bantul AKBP Sri Suari Wahyudi mengatakan,kecelakaan yang terjadi pukul 17.30 WIB tersebut adalah kecelakaan tunggal.”Kami bersyukur tidak ada korban jiwa”terangnya. Dia menyatakan, kelalaian dalam memperhatikan kelaikan kendaraan memang salah satu penyebab kecelakaan. Karena itu, Kapolres berharap semua Perusahaan Otobus (PO) melakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan. ”Perjalanan Wonosari menuju Tegal merupakan perjalanan yang cukup jauh.Sehingga memang perlu kontrol yang cermat untuk rem dan beberapa perangkat keselamatan kendaraan, serta mesin”tandasnya. suharjono |