VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Korban Berjatuhan di Pantura PDF Print
Monday, 06 September 2010
REMBANG (SINDO) – Jalur Pantura Jawa terus menelan korban jiwa.Pada H-5 Lebaran kemarin,sedikitnya tujuh warga tewas dan tiga terluka dalam tiga kecelakaan terpisah di jalur ini maupun sekitarnya.

Kecelakaan maut terjadi di Rembang, Tegal, dan Indramayu. Di Kabupaten Rembang, empat orang tewas dalam kecelakan di Desa Pacar,Kecamatan Rembang Kota. Empat korban tewas adalah pasangan suami-istri Supriyohadi Purnomo,42,dan Ruli,38,warga RT 2/II,warga Desa Dresi Kulon,Rembang; Parji,48,serta Damiri,59,keduanya warga Desa Ngadem, Kecamatan Rembang Kota.Kemarin, empat korban langsung dimakamkan keluarganya.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB tersebut berawal saat truk trailer bernopol H 1972 LH yang diduga kehilangan kendali melaju dari arah timur dan menabrak sepeda motor K 6276 LD yang ditumpangi Supriyohadi Purnomo dan Ruli.Sepeda motor korban sempat terseret truk yang dikemudikan Solikhin, 40,warga RT 02/I Desa Warugunung, Kecamatan Pancur,Kabupaten Rembang tersebut sekitar 70 meter.

Tak pelak, Supriyohadi dan Ruli tewas seketika. Sejumlah warga yang baru saja selesai menunaikan salat subuh langsung berhamburan ke tempat kejadian.Sementara itu, badan truk trailer melintang di tengah jalan menutupi sebagian jalur. Di saat warga menyaksikan kejadian ini, tiba-tiba sebuah bus dengan nomor polisi B 1123 VT dengan sopir Suprihadi, warga Bangilan Tuban yang melaju kencang dari arah barat.

Diduga, bus yang mengangkut pemudik asal Tuban tersebut tidak mengurangi kecepatan hingga mendekati lokasi kejadian. Melihat badan truk yang melintang di tengah jalan, pengemudi bus berusaha membanting stir ke tepi.Namun, kepala bus menghantam dua nelayan yang sedang melintas menggunakan sepeda, yakni Parji dan Damiri. Setelah menabrak korban, bus menghantam bagian belakang trailer.

Salah seorang saksi Sunaryo mengatakan, sebenarnya warga sudah berteriak-teriak ketika bus melaju mendekati lokasi kejadian. Namun, teriakan tersebut sepertinya tidak diindahkan pengemudi yang tidak mengurangi kecepatan kendaraannya. ”Seharusnya sopir bus tahu kalau sedang banyak orang di jalan.Akhirnya,warga yang akan menolong korban (Supriyohadi Purnomo dan Ruli ) berlari menyelematkan diri,”ujar Sunaryo.

Pemudik Sepeda Motor

Di Tegal, dua pemudik sepeda motor tewas saat melintas di jalur selatan, tepatnya di Jalan Raya Desa Margahayu,Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, kemarin sekitar pukul 11.30 WIB.Keduanya menjadi korban tabrak lari sesama pengguna jalan lain. Kedua pemudik nahas tersebut yakni Sigit Permadi,27,dan Gino, 38, warga Desa Banjarsari RT 06/V Kecamatan Ajibarang,Kabupaten Banyumas.

Saat kejadian, keduanya tengah saling berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra B 6352 SKV dari arah selatan menuju utara. Kanit Laka Polres Tegal Ipda Malik Fahren mengatakan, polisi tengah mencari saksi yang mengetahui kecelakaan tersebut. Sementara di Kendal, tiga pemudik asal Grobogan terluka setelah kendaraan mereka terlibat dalam kecelakaan karambol. Tabrakan melibatkan dua motor dan satu mobil di depan SPBU Jambearum, Patebon, Kendal.

Tiga pemudik yang mengalami luka serius adalah Pujianto,39,Fadholi, 35, dan Muhammad Ulil Absor, 39, ketiganya warga Gabus,Grobogan. Paling parah dialami Pujianto karena mengalami luka dalam. Kendaraan Honda Revo nopol B 3273 BBC rusak parah.Pengendara mobil Carry nopol H 8531 GD Muhammad,warga Cepiring tidak mengalami luka.

Informasi yang berhasil dihimpun kejadian itu bermula ketika mobil Suzuki Carry nopol H 8531 GD bermaksud keluar dari SPBU usai mengisi bensin. Saat hendak menyeberang jalan, dari arah barat muncul empat kendaraan pemudik dengan kecepatan tinggi. Karena jaraknya dekat, kecelakaan tak terhindarkan. Motor Honda GL nopol B 6491 TJA menabrak bodi mobil disusul Honda Revo nopol B 3273 BBC.

Dari jalur pantura Indramayu dilaporkan, Wanto, 20, pemudik asal Desa Kasinoman, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara tewas seketika setelah tergilas kontainer di Kecamatan Kertasemaya,Kabupaten Indramayu. Kontainer nopol B 9483 JG itu menyenggol sepeda motor Yamaha Scorpio nopol B 6358 UEZ yang dikendarai korban hingga terjatuh ke kolong kendaraan. Roda-roda kontainer langsung melindasnya. Wanto sempat dievakuasi ke RS Zam-zam Jatibarang,namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. (sundoyo hardi/akrom hazami/zaenal alimin/tomi indra)

 
coverjateng