VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Persembahan Pertama Ivan Kolev bagi SFC PDF Print
Monday, 06 September 2010
PALEMBANG (SINDO) – Sriwijaya FC (SFC) sukses memenangi Inter Island Cup (IIC) 2010 setelah menyudahi perlawanan Persiwa Wamena 2-0,di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (SGSJ),Palembang, tadi malam.


Gol kemenangan SFC disumbangkan Park Jung-hwan (menit ke-19) dan Budi Sudarsono (63).Dengan kemenangan ini, SFC membuktikan janji dwi sukses, yaitu sukses prestasi maupun sukses sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Pelatih SFC Ivan Kolev mengaku senang dengan hasil ini.Menurut dia,permainan anak asuhnya di pertandingan tadi malam hampir sama seperti saat membenamkan Persib Bandung.Bedanya,tadi malam beberapa pemain lebih cepat terkuras staminanya. “Saya senang dengan gelar ini. Tapi ini belum apa-apa, baru permulaan. Tapi terus terang saya bangga anak-anak main bagus,” ujar pelatih asal Bulgaria ini.

Sementara itu, pelatih Persiwa Wamena Suharno tidak merasa kecewa meski timnya kalah.Pasalnya, tim berjuluk Badai Pegunungan itu memang tidak menargetkan apa-apa di turnamen pramusim ini. “Jelas di lapangan tadi kami kalah segalanya.Anak-anak kesulitan menembus lini belakang SFC. Sementara lini belakang sering kewalahan mengantisipasi umpanumpan terobosan SFC,”tuturnya. Sejak wasit Oki Dwi Putra memulai laga, kedua tim langsung memperagakan permainan agresif. Jual beli serangan terjadi silih berganti. SFC yang tampil dengan pola 4-3-3 bertemu rapatnya pola 4-4-2 yang diusung Persiwa.

Badai Pegunungan, julukan Persiwa, yang terus dikurung SFC sesekali mampu melancarkan serangan balik cepat. Seperti yang terlihat di menit ke-15, Alan Aronggear yang terlepas dari kawalan bek SFC tinggal berhadapan dengan kiper SFC Fauzal Mubaraq. Beruntung sepakan striker Persiwa itu masih bisa diblok dengan baik. Gol yang ditunggu pendukung SFC baru tercipta di menit ke-19. Meneruskan umpan Oktovianus Maniani di sisi kiri pertahanan Persiwa, Park Jung-hwan bekerjasama satu dua dengan Budi Sudarsono. Terlepas dari kawalan lawan, striker asal Korea Selatan itu melepaskan tendangan keras ke pojok gawang yang tidak mampu dihalau kiper Persiwa Galih Firmansyah. Menit ke-63 Budi memperbesar keunggulan SFC menjadi 2-0.

Menerima umpan terobosan Park dari sisi kanan pertahanan Persiwa,Budi mengecoh kiper dan membawa bola ke gawang yang sudah kosong. Permainan keras yang diperagakan kedua tim memakan korban. Menit ke-80 Laskar Wong Kito harus bermain dengan 10 pemain usai wasit mengusir keluar Budi Sudarsono. Budi kedapatan memukul jatuh bek Persiwa Zaza Zecevic saat menunggu tendangan bebas. (iwan setiawan)