VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Teleskop Hubble Tangkap Ledakan Bintang PDF Print
Monday, 06 September 2010
ImageBIDIKAN HUBBLE: Gambar galaksi NGC 4921yang ditangkap teleskop Hubble milik NASA.


WASHINGTON(SINDO) – Teleskop antariksa Hubble berhasil memotret ledakan bintang (supernova) yang terlihat pertama kali pada 1987. Supernova yang satu ini sangat terkenal di kalangan para ilmuwan.

Selama bertahun-tahun, supernova tersebut menjadi kajian yang paling banyak dipelajari, khususnya oleh mereka yang giat memantau langit di belahan Bumi selatan. SN 1987, begitu astronom melabeli supernova itu,merupakan gambar pertama ledakan yang berhasil dibidik Hubble sejak teleskop itu diperbaiki tahun lalu. Potret SN 1987 merupakan salah satu sasaran penting para ilmuwan, terlebih astronom.Supernova ini dipercaya bisa memberikan penjelasan tentang jenis-jenis material di alam semesta. Untuk itulah, SN 1987 terus dipelajari serta dicari keunikannya.

Penelitian tentang supernova sudah dipublikasikan dalam jurnal. SN 1987 terjadi di sekitar Large Magellanic Cloud, yaitu galaksi kerdil yang berdekatan dengan Bima Sakti. Berada 168.000 tahun cahaya dari Bumi, supernova tersebut telah membantu ilmuwan untuk memetakan kemungkinan saat sebuah bintang besar mengakhiri masa bersinarnya. Ledakan SN 1987 menyemburkan sejumlah besar gas dan debu, termasuk beberapa elemen berat seperti sulfur, silikon, serta besi. Puing-puingnya menabrak, kemudian meruntuhkan material semesta sehingga menimbulkan cahaya terang. Cahaya ini tampil serupa cincin berwarna.

Sekilas terlihat seperti kalung mutiara. Menurut perkiraan ilmuwan, cincin itu mulai bergumpal 20.000 tahun sebelum ledakan utama. Menurut ilmuwan, ada gelombang- gelombang tertentu yang bisa mencerahkan cahaya “kalung mutiara”. Hasilnya, kalung mutiara semakin terang dan bisa jadi sanggup bertumbuh. “Observasi terbaru telah membantu kami mengukur kecepatan serta komposisi ledakan bintang.Penelitian ini akan menjelaskan tentang endapan energi serta elemen berat yang dimiliki sekumpulan galaksi,” papar Kevin France dari University of Colorado,Boulder,Amerika Serikat (AS).

Teleskop Hubble merupakan salah satu perangkat kebanggaan Badan Antariksa Nasional AS atau NASA.Tahun ini teleskop Hubble memasuki usia 20 tahun. Selama dua dekade beroperasi, sudah banyak partikel serta fenomena semesta yang dibidik si teleskop kebanggaan itu. (BBC/anastasia ika)