|
Mantan Bupati dan Istri Terseret Ombak |
|
|
|
Monday, 06 September 2010 |
|
DENPASAR (SI) – Mantan Bupati Gianyar Anak Agung Gede Bharata, 61, dan
istrinya terseret ombak Pantai Sidayu, Gianyar, Bali, kemarin.
Akibat musibah itu, sang istri Nanik Wirna, 58, tewas. Sedangkan Bharata yang sempat hilang empat jam akhirnya selamat setelah sempat pingsan empat jam. “Bapak siuman setelah berada di rumah sakit,” kata Sekretaris Puri Gianyar Dewa Nyoman Agung. Musibah bermula saat sepasang suami istri itu bersama ajudannya berjalanjalan di Pantai Klotok menuju Pantai Sedayu dengan menyusuri muara sungai sekitar pukul 09.00 Wita.
Saat itulah, tiba-tiba Nanik Wirna terpeleset dan seketika memegang tangan suaminya. Namun, keduanya kemudian terjatuh ke pantai dari ketinggian sekitar lima meter dan langsung digulung ombak. Melihat itu, si ajudan hanya bisa berteriak meminta pertolongan karena tidak bisa berenang. Petugas gabungan dari kepolisian dan Tim SAR yang melakukan pencarian korban akhirnya menemukan tubuh Nanik Wirna di pantai yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi jatuh. Namun, saat ditemukan sekitar pukul 12.40 Wita, Nanik sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Sedangkan tubuh Bharata akhirnya ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita, terdampar di Pantai Selukat, Desa Masceti, Blahbatuh. Saat ditemukan, Bharata sudah dalam kondisi tidak bergerak sedikit pun. Namun setelah dievakuasi ke RS Sanjiwani Gianyar, bupati periode 2002-2007 itu siuman. “Kondisinya kala itu sudah dinyatakan tewas, tetapi ketika diperiksa tibatiba beliau sadar serta bisa berbicara,” kata Humas RSUD Sanjiwani I Gusti Yudiarta. Keluarga korban awalnya hampir tidak percaya Bharata dinyatakan masih hidup.
Apalagi korban yang masih keturunan Raja Gianyar itu sudah ditelan ombak selama empat jam. “Ini sungguh keajaiban dan kebesaran Tuhan,” ujar Dewa Nyoman Agung. Kapolres Gianyar AKBP Ketut Suardana menyatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian itu. (miftachul chusna)
|