|
||||||||||||||||||
| Pantau Titik Macet, Puluhan CCTV Disebar |
|
|
| Sunday, 05 September 2010 | |
|
SEMARANG(SINDO) – PoldaJawa Tengah memasang puluhan closed circuit
television (CCTV) di sejumlah titik rawan kemacetan saat arus mudik dan
balik pada Lebaran tahun ini.
Dari 24 CCTV tersebut, enam di antaranya dipasang di Brebes, Purwokerto lima titik,Pekalongan dua titik,Semarang tujuh titik,dan Solo empat titik. Selain itu, rencananya Polda juga akan menambah 11 unit CCTV tambahan,yang akan dipasang di Pospol Karanganyar, Banyumas; Pospol Buntu, Banyumas; Pospol Wangon Cilacap; Pospol Margo Cilacap, Pospol Pasar Induk Brebes, Pospol Maya Kota Tegal, Pospol Comal Pemalang, Pospol Pekalongan, Pospol Alas roban Batang,Pospol Kota Kendal, serta Pospol Simpanglima Semarang. ”Video hasil dari CCTV ini dapat dilihat masyarakat secara langsung melalui internet,”kata Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Ghufron kemarin. Menurut Ghufron,masyarakat hanya cukup mengakses website di www.jatengcityview.com untuk dapat memantau kondisi jalan raya yang dilewati pemudik di sejumlah titik yang rawan macet tersebut. Diharapkan langkah ini dapat menjadi panduan bagi sejumlah pihak terkait mulai dari para pemudik itu sendiri, jajaran kepolisian maupun instansi lainnya. ”Dengan mengklik laman tersebut, para pemudik bisa mengetahui kondisi terkini kepadatan lalu lintas di beberapa jalur itu,” terangnya. Polda Jateng juga telah memetakan berbagai lokasi rawan, baik rawan macet, rawan kecelakaan, rawan longsor dan lain sebagainya. Berdasar data dari Polda Jawa tengah, khusus lokasi rawan laka dan macet berjumlah ratusan titik dan tersebar di tiga jalur yang digunakan selama arus mudik dan balik lebaran. Untuk Jalur Utara (Pantura) lokasi rawan laka tersebar di 60 titik. Sedang Jalur Tengah sebanyak 29 lokasi, sedang di Jalur Selatan tercatat 47 lokasi rawan laka. Khusus lokasi rawan macet,di Jalur Utara sebanyak 47 titik, Jalur Tengah 33 lokasi dan Jalur Selatan sebanyak 39 lokasi. Selain itu, ada pula titik-titik jalan rusak atau perbaikan sebanyak 74 lokasi, jembatan rusak atau perbaikan 4 lokasi,pasar tumpah sebanyak 77 lokasi,rawan banjir sebanyak 27 lokasi, rawan longsor, 38 lokasi,perlintasan kereta api dengan palang, 238 lokasi, perlintasan kereta api tanpa palang sebanyak 253 lokasi. ”Lewat berbagai langkah ini, kita berharap arus mudik dan balik di Jawa Tengah berjalan aman dan nyaman,” paparnya. Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan pihaknya melarang pelepasan balon udara saat perayaan Lebaran.Pelarangan ini karena pelepasan balon ke udara tersebut dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menambahkan sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran di bawahnya agar segera mensosialisasikan larangan tersebut kepada masyarakat. ”Penyelenggaraan keramaian selama Lebaran tidak ada pelepasan balon. Saya sudah instruksikan para Kasatwil,” kata Edward. (muhammad oliez) |