|
||||||||||||||||||
| UPN Fokus KKN di Perbatasan RI-Malaysia |
|
|
| Sunday, 05 September 2010 | |
|
YOGYAKARTA (SINDO) - Universitas Pembangunan Nasional (UPN)
Veteran,mulai 2010 ini mencanangkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Bela Negara. Melalui program ini, secara berkala UPN Veteran baik yang ada di Yogyakarta, Jakarta maupun Surabaya akan menerjunkan tim KKN untuk melakukan pengabdian masyarakat di daerah-daerah perbatasan negara,khususnya RI-Malaysia. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Yogyakarta, M Irhas Effendi mengatakan, program KKN Bela Negara merupakan bagian dari upaya menumbuhkan rasa cinta Tanah Air khususnya bagi warga yang tinggal di perbatasan.
Hal itu seiring dengan visi UPN Veteran yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu,teknologi dan sumber daya manusia, tapi semangat kejuangan. “UPN ingin jadi pioner pengembangan kawasan perbatasan. Harapannya cara ini bisa diikuti oleh kampus-kampus lain di negeri ini,” katanya kepada wartawan, belum lama ini Untuk tahap awal program,kata dia, UPN telah mengirimkan 150 mahasiswa KKN ke Pulau Bawean, Jawa Timur. Secarageografis,daerah tersebut memang tidak termasuk area perbatasan. Namun, secara budaya masyarakat dan wilayahnya sangat mirip.Mengingat, sebagian besar warga di sana menggantungkan pencaharian sebagai TKI di Malaysia.“ Di Pulau Bawean memang sebagai pelatihan sebelum kami terjun langsung ke area perbatasan,” terangnya. Rencananya, pengiriman tim KKN ke area perbatasan yang sesungguhnya baru akan dilakukan pada 26 Oktober hingga 24 November, mendatang. Wilayah tujuannya adalah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Mahasiswa yang nantinya diterjunkan ke wilayah ini harus melalui seleksi terlebih dahulu.Hal itu dilakukan mengingat kuota KKN yang dikirim terbatas. “Program ini dikerjasamakan dengan Kementerian Pertahanan,” tuturnya. Agar program KKN ini bisa berjalan secara efektif, kata dia, mahasiswa yang nantinya akan dikirim akan mendapat pelatihan terlebih dahulu.Melalui pelatihan ini, diharapkan sesampainya di lokasi, mereka bisa langsung bekerja. (arif budianto) |