VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Pemudik Mulai Padati Terminal PDF Print
Sunday, 05 September 2010
JAKARTA(SINDO) – Pada H-5 Idul Fitri kemarin, sejumlah terminal di DKI Jakarta sudah mulai dipadati pemudik.Bahkan para calon penumpang sudah masuk ke area terminal sejak dini hari.

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur Silvana mengakui, kemarin para pemudik sudah terlihat memadati terminal. Para pemudik yang rata-rata untuk tujuan Jawa Barat tersebut terlihat sejak pagi hari. Para penumpang kebanyakan untuk tujuan Subang, Sumedang, dan kota-kota lainnya di Jawa Barat. ”Karena untuk di terminal Kampung Rambutan kebanyakan untuk jarak menengah,” kata Silvana,kemarin. Namun, kepadatan yang terjadi kemarin masih bisa dibilang cukup normal. Dia memperkirakan kepadatan baru akan terjadi pada H-2.Menurut dia, kebanyakan calon penumpang yang menggunakan Terminal Kampung Rambutan adalah yang berprofesi sebagai pedagang.

Dengan demikian, mereka pastinya masih menunggu hingga mendekati Hari Raya. ”Kalau untuk di tempat kami memang pada H-2 dan H-1 Lebaran sangat padat, karena tujuan mereka juga tidak terlalu jauh,”ujarnya. Pada H-7, Terminal Kampung Rambutan sudah memberangkatkan 520 bus dengan total penumpang 5.433 orang.Sementara pada H-6, sudah diberangkatkan 608 bus dengan jumlah penumpang 9.819 orang.Sementara ini,data pada H-5 dari shift satu,yaitu keberangkatan mulai pukul 07.00–13.00 WIB diberangkatkan 215 bus dengan 4.323 penumpang.Dan hasil uji petik yang dilakukan kemarin, ada empat bus yang dipulangkan tidak layak jalan.

Berdasarkan data tahun lalu, pada puncak mudik di Terminal Kampung Rambutan akan memberangkatkan 750 bus dengan jumlah penumpang tertinggi mencapai 32.415 orang.Untuk tahun ini,pada puncak arus mudik juga diperkirakan sama seperti tahun lalu. Sementara di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, juga mulai dipadati pemudik. Kepala Terminal Lebak Bulus Ferdinan Karel Wowor mengakui,kemarin lonjakan penumpang sudah mulai terlihat. Dari data,sejak H-7 ada 290 bus yang diberangkatkan dengan total penumpang 4.900 orang.Untuk H-6 diberangkatkan 361 bus dengan 8.508 penumpang.

Humas Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta Rahman Chaerudin mengatakan, kemarin ada tiga orang sopir yang dinyatakan menggunakan ganja. ”Kami temukan ada unsur ganja di urinenya, mereka langsung dibawa ke Polres Jakarta Selatan,”ujarnya. Pemudik di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur juga sudah ada peningkatan meski belum terlampau padat.Kepala Terminal Pulogadung HM Nur mengatakan,puncak arus mudik dari Terminal Pulogadung terjadi pada H-3 Lebaran. ”Prediksi sepertinya H-2 atau H-3, walau pada hari ini (kemarin) kepadatan mulai terjadi,”tuturnya. Di Terminal Bus Kalideres kemarin telah diberangkatkan 3.047 penumpang ke berbagai daerah keberangkatan.Kepala Terminal Kalideres,Henki Sitorus mengatakan, jumlah penumpang H-5 mulai mengalami peningkatan.

Sementara untuk puncak keberangkatan diperkirakan akan terjadi pada H- 3 Lebaran. ”Berdasarkan pengalaman selama lima tahun belakangan, lonjakan penumpang selalu terjadi pada H-3,”ujarnya. Sementara jumlah pemudik yang melalui Terminal Bekasi terus mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan H-7 Lebaran lalu. Kepala Subnit Pengendali Operasi UPTD Terminal Bekasi Umar Setiono mengatakan,jumlah penumpang mudik pada H-7 dan H- 6 terus mengalami peningkatan. Pada H-7 jumlah pemudik yang melalui Terminal Bekasi mencapai 3.864 orang dengan jumlah armada 315 armada. Umar memprediksi puncak mudik di Terminal Bekasi akan terjadi pada H3 atau H-2 mendatang.

Di jalur Puncak, kemarin arus lalu lintas masih normal bahakan cenderung sepi. Diperkirakan lonjakan arus lalu lintas akan terjadi besok. Menurut Kepala Detasemen Objek Vital Polres Bogor AKP Paul Djeke, kendaraan yang melewati jalur Puncak tercatat sejak kemarin pagi normal-normal saja, bahkan cenderung menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya. ”Hari ini bisa dikatakan agak sepi dari hari-hari sebelumnya. Sabtu (4/9) lalu, tercatat 527 unit kendaraan yang melintas di jalur Puncak ke arah Bandung,tapi hari ini hanya 450 kendaraan saja. Dari Bandung ke Bogor pun menurun pula,”ujarnya.

Para pemudik yang hendak melintasi jalur Tangerang–Merak melalui jalur alteri (luar tol) harus mewaspadai empat titik pasar tumpah di Kabupaten Serang, yakni Pasar Kibin, Tambak, Keragilan, dan Pasar Ciruas.Sebab,empat pasar tersebut telah memicu kemacetan lalu lintas. Kemacetan di empat pasar tumpah itu setiap tahun selalu menjadi hambatan para pemudik terutama yang menggunakan kendaraan bermotor. Dan pada setiap menjelang Lebaran, para pedagang musiman banyak yang berjualan dengan cara membuka lapak hingga memakan bahu jalan. Pantauan SINDO di Pasar Ciruas dan Keragilan, terlihat antrean kendaraan cukup panjang.

Selain banyaknya para pedagang kaki lima yang menggunakan bahu jalan, juga diakibatkan angkutan umum yang berhenti sembarangan. Kepala Polres Serang AKBP Krisnandi menyatakan, untuk mengantisipasi kemacetan yang cukup panjang di setiap pasar tumpah tersebut, pihaknya telah menempatkan anggota di pos pengamanan yang telah dibangun. ”Untuk mengantisipasi anggota kami telah ditempatkan di sana (pasar tumpah),” kata AKBP Krisnandi. (helmi syarif/defri widiastono/ wahab firmansyah/roni paslah/ teguh mahardika/haryudi)