|
||||||||||||||||||
| Perkuat Mental Cegah Rampok |
|
|
| Sunday, 05 September 2010 | |
|
TEMANGGUNG(SINDO)–Meningkatnya kualitas perampokan di sejumlah
daerah,mendapat perhatian serius dari Kepolisian Resort (Polres)
Temanggung.
Kapolres Temanggung AKBP Anthony Agustinus Koylal meminta anggotanya tidak mengendorkan kewaspadaan. “Anggota saya instruksikan untuk selalu siaga tanpa rasa takut,”tuturnya kemarin. Menurut Kapolres, peggunaan senpi bukan hanya sekedar faktor kecanggihan senpi yang digunakan.Namun yang lebih penting adalah faktor psikologi dari orang yang pegang senpi tersebut. Seseorang mampu menguasai senjata,meski tergolong model lama, lengkap dengan pemahaman psikologis dan mental, maka akan lebih cerdik dibanding orang yang menggunakan senjata api canggih namun tanpapengusaanmental.dirisendiri. “Karena itu selama ini kami tekankan pada pembinaan mental dan psikologis anggota,selain latihan secara kontinyu dan ketat. Orang yang tidak biasa memegang senjata, pasti akan grogi saat menembak. Itu kelebihan yang dimiliki anggota sehingga tetap berani meskipun dengan perlengkapan seadanya, ”beber dia. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu terjadi perampokan di Bank CIMB Niaga abang Aksara Medan.Pelaku yang diperkirakan berjumlah belasan itu membekali diri dengan senpi canggih, baik laras pendek maupun panjang. Dari gambar yang sempat terekam diketahui jenis senpi yang dibawa diantaranya FN,senjata serbu jenis AK 56,SS1,dan M 16.Selain senpi canggih, para perampok juga menembak mati petugas Brimob yang sedang bertugas menjaga bank. Kasat Reskrim AKP Andis Arfan Tofani menambahkan jelang Lebaran ini seluruh anggota Polres Temanggung ditebar di sejumlah titik keramaian dan titik rawan kejahatan dengan senjata lengkap. Disinggung soal pemantauan di titik rawan kecelakaan dan kejahatan, Kapolres menyatakan akan dibantu fasilitas modern CCTV hasil kerjasama dengan PT Telkom. CCTV di Pringsurat tersebut dapat diakses melalui layanana blackberry dan gadget lain yang support agar pemantauan juga dapat dilakukan oleh masyarakat. “Yang sudah ada CCTV tetap difungsikan, yang belum dan memang perlu dipasang, kita pasang. Tapi meski sudah ada CCTV, petugas tetap harus melakukan patroli keliling,”tegasnya. (agus joko) |