VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Pantura Mulai Telan Korban PDF Print
Friday, 03 September 2010
KENDAL(SINDO) – Jalur pantura Jawa Tengah mulai menelan korban pada musim mudik tahun ini. Diduga lantaran mengantuk, seorang pemudik sepeda motor tewas di jalan pantura Kendal,kemarin.

Korban tewas adalah Parnyo, 41,warga Godong, Grobogan.Korban tewas setelah motor yang dikendarainya seorang diri menabrak trotoar di Jalan Soekarno- Hatta,Ketapang, Kendal dan terseret hingga 25 meter. Awalnya, korban mengendarai motor Yamaha Jupiter MX Nopol H 5412 UZ cukup kencang dari arah barat. Di lokasi kejadian, kondisi jalan bergelombang. Motor yang dikendarai korban oleng ke kiri dan menabrak trotoar.

Motor korban sempat menabrak batu seukuran kepalan tangan hingga laju motor sulit dikendalikan.Akibat kejadian itu,arus lalu-lintas sempat macet sekitar 30 menit. “Dia terjatuh sendiri tidak ada kendaraan lain yang menyenggolnya,” ujar Solikin, 25,saksi kejadian. Memasuki H-7 hari ini,pemudik sepeda motor diperkirakan mulai meningkat tajam.

Untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan, Polda Jawa Tengah mengimbau para pemudik agar melewati jalur-jalur alternatif. Diprediksikan, arus kemacetan akan terjadi mulai H-4 Lebaran atau Minggu (5/9) lantaran saat tersebut sejumlah karyawan dan anak sekolah juga mulai libur. “Kepada pemudik, ikuti arahan petugas di lapangan.

Petugas akan mengarahkan pemudik untuk melewati jalur alternatif jika jalan utama mengalami kemacetan,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Edward Aritonang usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2010 di Markas Polda Jawa Tengah kemarin. Menurut Edward, jumlah pemudik yang akan memasuki wilayah Jawa Tengah mencapai sekitar 5 juta jiwa.

Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dwi Sigit N menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Jawa Tengah terkait pemasangan ramburambu di jalur alternatif. Sementara, Jajaran Polrestabes Semarang mengerahkan 2.055 personel gabungan yang disebar untuk pengamanan Lebaran tahun ini. Selain itu, juga didirikan 22 pos pengamanan (pos pam) di sejumlah titik yang dianggap rawan macet maupun rawan kecelakaan lalu lintas.

Mulai Dihitung

Dari pantura Brebes dilaporkan Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Brebes hari ini akan memberlakukan penghitungan bagi setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Provinsi Jateng.Penghitungan kendaraan akan diberlakukan di tiga pintu masuk,baik pintu masuk di jalur pantura, jalur tol, dan juga jalur tengah.

Ketiga pintu masuk yang diberlakukan penghitungan kendaraan antara lain di jalur pantura perbatasan Jateng-Jabar yakni di Pospam Cisanggarung Losari, pintu keluar tol Pejagan dan jalur tengah Ciledug Bantarsari. Kepala Posko Operasi Ketupat Candi Polres Brebes Iptu Adi Prabowo saat ditemui di Pospam Cisanggarung menjelaskan, penghitungan waktu ini penting dilakukan manakala memasuki masa mudik seperti saat ini,sehingga seluruh jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah provinsi akan dapat terhitung oleh petugas setiap waktunya.

“Penghitungan akan dimulai pada pukul 06.00 WIB-18.00 WIB. Dan dilanjutkan dengan penghitungan berikutnya yakni pukul 18.00-06.00 WIB. Sehingga jumlah kendaraan dapat diketahui setiap jam 6 pagi ataupun jam 6 sore”jelasnya. Hal ini penting mengingat antisipasi yang disiapkan petugas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi jalan dan juga volume kendaraan.

Selain itu pula, Polres Brebes telah menyiapkan tujuh kamera CCTV di setiap titik rawan macet di jalur Brebes, baik pantura maupun jalur alternatif. “Di antaranya dipasang di Pospam Cisanggarung, Tanjung, Alunalun Brebes,Ketanggungan, eksit tol Pejagan,simpang tiga Pejagan, dan Bumiayu Brebes.

Semua kamera telah aktif sejak satu minggu lalu,”jelasnya. Tak hanya di Brebes, Pos Pelayanan Terpadu Kepolisian Resor Cilacap yang berada di Mergo,Kecamatan Dayeuhluhur, dilengkapi dengan kamera pengintai atau CCTV yang terhubung dengan Mabes Polri dan Istana Kepresidenan. (zaenal alimin/muhammad oliez/farid firdaus/akrom hazami/ridwan anshori)