|
Demo Protes Kartu Lebaran Berlanjut |
|
|
|
Friday, 03 September 2010 |
BANDUNG (SINDO) – Mahasiswa Bandung semakin gencar kembali mengkritisi
isu-isu sensitif di tingkat lokal yang lebih dekat dengan mereka.
Setelah massa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bandung Raya pada Rabu (1/9),kemarin giliran puluhan mahasiswa aktivis Forum Penyelamat Jawa Barat (FPJ) berunjukrasa memprotes pembuatan perangko plus amplop serta pengiriman kartu ucapan Lebaran Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar. Mereka menganggap pembuatan ratusan ribu perangko prisma dan kartu Lebaran bergambar Gubernur tersebut sebagai bentuk pemborosan anggaran.Para pengunjuk rasa memusatkan aksi mereka di depan gerbang Gedung Sate.
Setelah mengacung-acungkan poster kartu Lebaran dan perangko seri Gubernur, mereka kemudian membakarnya. ”Ini simbol kekecewaan masyarakat.Pembuatan kartu danperangko itusamasekalitidakada dampak positif terhadap pembangunan,” ujar Koordinator Aksi,Rahmat Saefullah. Dia melontarkan ilustrasi. rakyat banyak yang tertekan memikirkan bagaimana membeli beras untuk kebutuhan makan sehari- hari,sementara gubernur dan wagub menghamburkan begitu saja uang rakyat Rp1,7 miliar untuk mengirim kartu ucapan selamat Lebaran atas nama pribadi.
Para pendemo mendesak Gubernur Heryawan dan Wagub Dede Yusuf mengganti dana APBD Jabar senilai Rp1,7 miliar yang telah terpakai dengan uang pribadi. ”Kembalikan ke kas daerah.Lebih baik dana itu digunakan untuk kebutuhan masyarakat yang jauh lebih penting. Silaturahmi dan saling memaafkan bisa dilakukan dengan cara lain,”seru Rahmat. Format juga menuntut Gubernur dan Wakil Gubernur menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Jabar yang telah dikecewakan. Beberapa waktu lalu,Gubernur Heryawan mengaku, sekitar 350.000 kartu lebaran yang dikirimkannya kepada jajaran pemerintahan hingga tingkat pengurus RT/RW merupakan media silaturahmi dengan masyarakat.
Selain itu, dalam kartu lebaran tersebut ada nilai kreativitas karena dilengkapi kalender 2011 pada bagian belakangnya. Sementara itu, Wagub Dede Yusuf yang mendapat jatah mengirim 100.000 kartu Lebaran mengaku akhirnya hanya mengirim sekitar 20.000 kartu. (tantan sulthon/CR-9)
|