|
||||||||||||||||||
| 18 Ketua DPC Gerindra Dipecat |
|
|
| Friday, 03 September 2010 | |
|
MAKASSAR (SINDO) – Ketua DPD Gerindra Sulsel Rudiyanto Asapa
menegaskan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah resmi memecat 18 ketua
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Sulsel.
Ketua DPC yang dipecat karena melakukan pembangkangan terhadap aturan main organisasi. Mereka melakukan protes keras terhadap kebijakan fit and proper test yang dijalankan oleh DPD Gerindra Sulsel. ”18 ketua DPC di Sulsel secara resmi dipecat dari kepengurusan dan keanggotaan Gerindra mulai hari ini (kemarin). Jadi, ini instruksi DPP dan persetujuan bapak Prabowo sebagai Dewan Pembina Partai Gerindra,”tegas Rudiyanto saat memberikan sambutan buka puasa dan silaturahmi DPD Gerindra Sulsel bersama anak yatim di Hotel Sahid,tadi malam. Hanya saja, Rudiyanto tidak berani memperlihatkan Surat Keputuan (SK) pemecatan ketua DPC itu. Rudiyanto mengaku SK pemecatan massal ketua DPC tersimpan dikediamannya. Namun, ia berjanji akan memperlihatkan SK pemecatan itu ke media cetak dan elektronik pada hari ini. Rudiyanto yang juga bupati Sinjai itu mengatakan,kebijakan pemecatan 18 DPC adalah sejarah baru perpolitikan di Indonesia. Pemecatan ketua DPC dalam jumlah banyak tidak pernah ada dalam sejarah, kecuali Gerindra malam ini. Menurutnya, mosi tidak percaya terhadap DPD Gerindra Sulsel adalah pelanggaran terhadap konstitusi, menyalahi etika, dan mekanisme partai. ”Mosi tidak percaya kepada DPD adalah bentuk pembangkangan terhadap organisasi. Mereka salah kaprah,kebijakan pergantian ketua DPC adalah hak DPP. Harusnya mereka menempuh cara etis, misalnya dialog. Gerindra adalah partai yang terbuka dan jika saya salah, saya siap perbaiki,” ujar Rudiyanto. Mantan ketua Partai Republikan Sulsel ini menjelaskan,untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, dirinya telah menyiapkan pelaksana tugas sambil menunggu hasil fit and proper test yang akan segera dilanjutkan. Fit and proper test terhenti karena protes keras 18 DPC terhadap kebijakan yang dianggap tak berdasar. ”Jadi kita telah siapkan pelaksanaan tugas ketua DPC. Ketua DPC definitif hasil fit and proper test akan ditetapkan November mendatang,”paparnya. Kabar pemecatan 18 DPC di Sulsel dibantah keras oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Syarifuddin.Andi Syarifuddin dikenal berada di belakang perlawanan DPC atas kepemimpinan Rudiyanto Asapa. Menurutnya, pemecatan pucuk pimpinan DPC yang tidak sejalan dengan Rudiyanto adalah manuver yang semata. Jika benar, silakan suruh DPD Sulsel memperlihatkan Surat Keputusan (SK) Pemecatan dari DPP dan kita buka-bukaan di depan pers. (abd salam malik) |