VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Perompak Somalia Minta Pekerjaan PDF Print
Thursday, 02 September 2010
HOBYO (SINDO) – Ternyata para bajak laut pun membutuhkan pekerjaan yang lebih nyata dari sekadar menyandera kru kapal dan meminta tebusan.Para perompak Somalia ini contohnya.

Mereka meminta pekerjaan di pabrik agar mereka bisa berhenti menjadi penjahat. Bahkan, mereka berjanji membayar pajak negara. ”Jika saya mendapatkan pekerjaan di pabrik ikan di dekat Hobyo dan mendapat bayaran bulanan, saya akan segera memulainya,” terang salah satu perompak, Ahmed Osoble.

Para perompak ini tampaknya sadar bahwa pekerjaan di pabrik lebih baik daripada menjadi penjahat. Mereka membutuhkannya untuk bertahan hidup dan tidak menunjukkan tanda libertarianisme atau pun obsesi gaya hidup yang berlebihan. Namun,keinginan mereka tampaknya masih menjadi keinginan saja.

Saat ini tidak satu pun industri dan fasilitas pemasaran di Hobyo yang berfungsi termasuk di daerah terpencil tempat tinggal para pembajak tersebut. Osoble yang berusia muda telah menyaksikan berbagai bentuk pemerintahan di Somalia.Namun, pemerintahan itu tidak berpengaruh besar pada kehidupan warganya. Seperti umumnya pria muda di daerah terpencil di Somalia, dia hanya bisa mengandalkan kegiatan mencari ikan untuk bertahan hidup.

“Sejak sekitar 2003, jumlah ikan di laut kami mulai mengalami penurunan yang sangat tajam,dan hal ini membuat kami semakin sulit bertahan hidup jika hanya bergantung pada laut,” jelas Osbole yang berusia 27 tahun. Osbole masih ingat betul, suatu hari di tahun 2008 dia harus rela meninggalkan jaring ikannya di pantai dan mulai melakukan perompakan untuk pertama kalinya. (AFP/Rtr/susi)