VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Pantura Bebas Roda Empat H–4 PDF Print
Thursday, 02 September 2010
CIREBON(SINDO) – Memasuki H – 4 Lebaran mendatang,jalur pantai utara (pantura) akan dikhususkan untuk jalur pemudik bersepeda motor. Adapun seluruh kendaraan roda empat akan dialihkan ke jalan tol. “Mulai H – 4, seluruh kendaraan roda empat akan kita arahkan ke tol untuk mengurangi kemacetan di pantura,” tegas Kapolres Cirebon AKBP Edi Mardianto seusai gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Mapolres Cirebon kemarin.


Pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat akan dialihkan ke tol Palikanci melalui gerbang tol Tegalkarang, Palimanan dilanjutkan ke tol Kanci–Pejagan. Pemudik kendaraan roda empat dapat keluar di gerbang tol Pejagan, Kabupaten Brebes,Jawa Tengah. “Namun,jika terjadi kemacetan di tol,kami akan mengalihkan kembali kendaraan roda empat ke jalur pantura dan alternatif melalui Lemahabang–Waled,” jelas Edi.

Menurut dia, kemungkinan kemacetan masih bisa terjadi.Hal ini mengingatdi Pejaganterdapattigatitik pertemuan kendaraan, yaitu kendaraan dari arah tol, dari arah pantura, serta palang pintu kereta api. “Saat puncak arus mudik, jadwal pemberangkatan kereta api juga padat sehingga berpotensi menyebabkan kemacetan,” tandasnya. Meski demikian, Edi berharap, kemacetan di jalur tol tidak terjadi.

Sebab,berdasarkan pengalaman tahun lalu, saat ruas tol Kanci–Pejagan diujicobakan, kemacetan tidak terjadi. “Tol Kanci– Pejagan yang baru resmi dioperasikan tahun ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di pantura,”ujarnya. Edi juga meminta pemudik untuk mewaspadai sejumlah titik rawan kecelakaan seperti di Susukan, Plumbon, Beber, Kapetekan, dan Pangenan.

Kecelakaan disebabkan banyaknya putaran jalan, jalan bergelombang, kurangnya rambu lalu lintas, serta minimnya penerangan jalan. “Kami meminta pemudik berhati-hati dan tetap waspada,” tandasnya. Untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran,Polres Cirebon menerjunkan 1.180 personel dan dibantu 273 personel organisasi masyarakat. “Mereka disebar di 16 pos pengamanan Lebaran,mulai dari daerah Susukan hingga Losari,”ujarnya.

Sementara itu, Polri akan memberikan perhatian khusus kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor pada saat mudik Lebaran 2010. “Polri mengutamakan pelayanan bagi pengendara sepeda motor karena jumlahnya meningkat signifikan,” tegas Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri Komjen Pol Nanan Sukarna di Jakarta kemarin.

Menurut mantan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri itu, sebanyak 76% kecelakaan lalu lintas pada Operasi Ketupat 2009 adalah pengguna sepeda motor. Karena itu, perhatian terhadap pemudik bersepeda motor akan ditingkatkan. Polres Karawang meminta pemudik bersepeda motor untuk mewaspadai sejumlah titik di jalur alternatif.Sebab, di sejumlah titik jalur yang disediakan khusus untuk pemudik bersepeda motor ini kondisinya masih berlubang dan rusak.

Titik-titik itu terlihat di sekitar Jalan Raya Kecamatan Telagasari, Banyusari, Cilamaya Wetan,hingga Cikalong. Selain cukup membahayakan para pemudik bersepeda motor yang melintas, lubang yang ditambal dengan kerikil itu juga berdebu sehingga mengganggu penglihatan para pengendara sepeda motor. Aparat kepolisian dari Polres Karawang memang menyediakan jalur khusus sepeda motor ini untuk menghindari simpang Jomin.Sebab, simpang Jomin merupakan daerah yang cukup rawan kemacetan. (ibnusaechu/sucipto/ nanang kuswara/ant)