VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Palembang Bangun Empat Jembatan Musi Baru PDF Print
Thursday, 02 September 2010
PALEMBANG(SINDO) – Kota Palembang berencana menambah empat jembatan baru yang menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Hal itu terungkap dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Palembang yang saat ini tengah diperbaiki.

Kepala Bapedda Palembang Faisyar mengatakan telah menyiapkan konsep pembangunan jembatan tambahan di Kota Palembang yang tertuang dalam RTRW. Hanya,keempat jembatan itu baru akan terwujud 20 tahun lagi. ”20 tahun ke depan, minimal Kota Palembang harus memiliki empat jembatan baru atau sampai Jembatan Musi VI.

Kami tetap optimistis, meski sampai sekarang Jembatan Musi III masih belum jelas.Ini adalah target yang cukup realistis,” kata Faisar di Kantor Pemkot Palembang kemarin. Faisyar menegaskan, seiring perkembangan pembangunan Palembang yang kian pesat, sarana jembatan yang menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir sangat dibutuhkan.Untuk itu,pihaknya menargetkan sesuai hitungan kebutuhan meningkatnya fasilitas mobilisasi warga,maka dalam jangka 20 tahun ke depan minimal empat jembatan lagi harus dibangun.

”Kita memiliki perhitungan yang matang. Pertumbuhan ekonomi Palembang sangat pesat. Prospek sektor jasa dan perdagangan membantu meningkatkan perekonomian Kota Palembang. Termasuk, keinginan mengembangkan kawasan Jakabaring,”papar mantan Sekretaris Dinas Tata Kota Palembang ini. Dia mengatakan, dalam beberapa bulan lagi, kawasan Jakabaring akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung guna merealisasikan pusat kota di daerah Seberang Ulu serta menyeimbangkan pesatnya pembangunan kawasan Ilir.

”Inilah alasan kita mengapa Kota Palembang masih membutuhkan empat jembatan lagi,”tegasnya. Selain wilayah Jakabaring, kata Faisyar,Pemkot juga siap mengembangkan kawasan pinggir kota, misalnya Jalan Soekarno Hatta menjadi lokasi terpadu tempat usaha nonpolusi. “Jadi di sepanjang Jalan Soekarno Hatta boleh didirikan tempat usaha asal tidak berupa pabrik yang menyebabkan polusi udara,”katanya.

Selain itu, hasil revisi RTRW Palembangjugamengaturpenataan pembangunan pada Kecamatan Sukarami, tepatnya di sekitar Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II ke arah Pelabuhan Tanjung Api- Api.Kawasan tersebut akan menjadi pusat pergudangan dan perdagangan sesuai konsep pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-Api yang dikelola Pemprov Sumsel.

Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra mengatakan, penyetaraan pembangunan antara kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir sudah dilakukan. Salah satunya dengan pencanangan program zona ekonomi pinggiran Sungai Musi. Salah satunya dengan menata pasar kuliner di bawah Jembatan Ampera serta pembinaan rumah-rumah songket di pinggiran Sungai Musi, tepatnya di kawasan Tangga Buntung. (andhiko tungga alam)

 
coverpalembang