VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Refleksi Gratis di SPBU Poligon PDF Print
Thursday, 02 September 2010
PALEMBANG(SINDO) – Anggota DPD RI Hj Percha Herman Deru mendirikan Pos Mudik Lebaran Leanpuri Center. Pos tersebut mulai dibuka kemarin sampai H+3 Lebaran.

“Pos Mudik Lebaran Leanpuri Cente ini disediakan untuk mendukung pemerintah yang berupaya memberikan kenyamanan bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat,”kata Percha Herman Deru seusai membuka Pos Mudik Lebaran Leanpuri Centre di SPBU Poligon kemarin.

Menurut Percha,pada Lebaran tahu ini, pihaknya merencanakan membuat setidaknya empat pos mudik, yaitu di Palembang; Km 14 Kabupaten Banyuasin; Kota Baru, Kecamatan Martapura, OKU Timur; dan Kelurahan Cambai,Kota Prabumulih. Senator termuda ini menjelaskan, di Pos Mudik Lebaran Leanpuri Centre tersedia tempat atau ruangan istirahat yang nyaman, musala, toilet bersih.

Tidak hanya itu, pihaknya menyediakan jasa pijat refleksi gratis khusus sopir dan jasa pemeriksaan tekanan darah serta P3TK. “Pos mudik yang kita siapkan diharapkan dapat menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik.Apalagi, para pemudik yang datang dari jauh butuh tempat istirahat yang nyaman,” ujar putri sulung Bupati OKU Timur Herman Deru ini.

Dia menambahkan, di pos mudik ini disiagakan 4 petugas yang bertugas dalam 3 shift. Selain menyiapkan tempat istirahat yang nyaman ditambah jasa pijat refleksi, Pos Mudik Lebaran Leanpuri Center ini juga menyediakan brosur dan leaflet informasi mudik. Misalnya peta lengkap jalur mudik yang melintas di Sumsel . Selain itu juga leaflet mengenai fasilitas-fasilitas umum yang ada di Sumsel, khususnya Kota Palembang.“

Jadi petugas yang disiagakan di pos mudik Leanpuri Center juga akan membantu memberikan informasi penting seputar Sumsel ini,”ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo meminta pemerintah lebih memastikan fasilitas yang membantu pemudik dalam berkendara, seperti rambu-rambu lalu lintas di tepi jalan raya. “Rambu lalu lintas di beberapa ruas jalan saya lihat banyak yang sudah hilang dan jadi koleksi.

Ini yang harus diperhatikan dinas terkait karena rambu itu petunjuk bagi pemudik,”katanya. Wasista juga menyoroti kesediaan bahu jalan yang masih sangat minim untuk menjadi tempat berhenti sementara para pemudik yang ingin beristirahat. Menurut dia,fasilitas tersebut sulit di temui di jalan-jalan provinsi, padahal itu penting bagi pengendara. (erwanto)

 
coverpalembang