VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Pasar Inpres,Pusat Penertiban Jalur Mudik PDF Print
Thursday, 02 September 2010
PRABUMULIH (SINDO) – Polres Prabumulih melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2010 di halaman Polres Prabumulih kemarin pagi.

Selain diikuti personel dari Polres Prabumulih, apel tersebut juga diikuti tim gabungan pengamanan arus mudik, seperti personel TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja,Dinas Kesehatan, dan anggota Pramuka dari Saka Bhayangkara Prabumulih. Kapolri Drs Bambang Hendarso Danuri dalam sambutannya yang dibacakan Kapolres Prabumulih AKBP Mirzal Alwi SIK, yang bertindak selaku inspektur upacara, mengimbau agar personelnya dapat mengedepankan langkah preventif dengan deteksi dini terhadap aksi-aksi kejahatan yang kerap meningkat menjelang dan sesudah hari raya.

“Saya harap personel Polri dapat melaksanakan deteksi dini terhadap setiap aksi kejahatan dengan mengintensifkan peranan babinkamtibmas serta pendekatan persuasif terhadap masyarakat,” ujar Kapolri dalam sambutannya. Sementara itu,Kapolres Prabumulih AKBP Mirzal Alwi menambahkan, pada saat puncak arus mudik nanti, pihaknya mengkhawatirkan kepadatan arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Inpres Prabumulih.

Pasalnya, dua jalur alternatif di Kota Prabumulih ini, yakni jalan lingkar dan Jalan Bakaran, semuanya masih dalam tahap perbaikan. Karena itu, dia mengimbau Satuan Lalu Lintas agar dapat menyiasati kepadatan arus lalu lintas tersebut. “Jalan-jalan alternatif semuanya tengah diperbaiki sehingga kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan itu (Jalan Sudirman) tak dapat dielakkan lagi.

Tinggal bagaimana kita menyiasatinya nanti agar kemacetan yang terjadi tidak terlalu panjang,”pungkasnya. Pantauan di lapangan,sejak H- 7 Lebaran tahun ini, kepadatan arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman mulai terlihat. Kendaraan dengan nopol luar Sumatera yang melintas di ruas jalan tersebut terlihat mulai meningkat.

Kabag Ops AKP Tulus Sinaga menambahkan, jumlah personel yang akan diturunkan pada operasi nanti sebanyak 238 personel gabungan. “Khusus untuk personel asal Polres, berjumlah 164 petugas. Itu juga akan ditambah dengan anggota dari Brimob dan Buser yang akan mobile di wilayah kota dan tenaga tambahan dari tiap polsekta,”katanya. (sidratul muntaha)

 
coverpalembang