VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Kadin: Pipa Kodeco Harus Dipindah PDF Print
Thursday, 02 September 2010
SURABAYA (SINDO) - Tim Pengawas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyatakan rencana pendalaman pipa gas milik PT Kodeco Energy Ltd sulit dilaksanakan.


Kesimpulan ini disampaikan setelah mereka melakukan survei di lapangan. Dalam survei, tim Kadin menemukan sejumlah hal teknis yang diperkirakan akan menghambat rencana untuk memendam pipa gas tersebut. Pertama, tim Kadin menemukan batu karang keras pada lintasan pipa.Kedua,kuatnya arus di lokasi pendalaman, yang berkisar 3 sampai 5 knot, sehingga sangat memungkinkan pendangkalan ulang lubang yang dibuat. Ketiga,lengkungan maksimal pipa hanya 70% dari titik stress, sehingga tidak akan maksimal mendalamkan pipa. “Tim Pengawas Kadin sudah bekerja dan telah menyurvei lokasi.

Hasilnya, saya katakan, secara teknis sangat sulit untuk memendam pipa. Karena itu, Kadin sejak awal sudah menyatakan sikap,bahwa pipa itu harus dipindah,”terang Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti kemarin. Pekerjaan pendalaman itu diyakini juga tidak akan bisa selesai sesuai schedule yang ditentukan, yakni dimulai 27 Agustus dan selesai 10 November 2010.“Kemarin 27 Agustus sudah meleset.Kodeco tidak melakukan kegiatan apa-apa. Jadi pasti molor dan sia-sia. Biayanya yang katanya USD8 juta itu lebih baik disumbangkan buat anak yatim piatu saja,”ujar La Nyalla.

Menurut dia, dalam waktu dekat tim Kadin akan bertolak ke Singapura untuk mengecek langsung keberadaan kapal yang dikabarkan siap digunakan sebagai perlengkapan kerja proyek pendalaman pipa Kodeco. “Kalau tidak salah nama kapalnya Lady Chintya. Nanti tim Kadin akan cek langsung ke Singapura,”ungkapnya. (soeprayitno)

 
coverjatim