VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
40 Mahasiswa Asing Kuliah di Unair PDF Print
Thursday, 02 September 2010
SURABAYA(SINDO) – Daftar mahasiswa asing yang menimba ilmu di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya makin bertambah panjang. Terbaru, 12 mahasiswa dari berbagai negara kini mengenyam pendidikan di kampus besar ini.


Mereka merupakan bagian dari pelaksanaan putaran II Program Erasmus Mundus External Cooperation Windows (EMECW) Lot 11 pada 2009–2013. Ke-12 mahasiswa itu di antaranya berasal dari Polandia dan Belanda. Mereka akan mengikuti kuliah selama satu semester sesuai jurusan dan bidang studi di negara asal. Jurusan itu di antaranya hubungan internasional,antropologi, dan ilmu politik.Dari 12 mahasiswa itu,2 di antaranya menempuh pendidikan doktor (S3),3 orang mengambil gelar master (S2), dan sisanya menempuh pendidikan S1.

Secara keseluruhan ada 18 negara yang mewakili kelompok-kelompok geografis tertentu dalam program EMECW 2009–2013. Seiring dengan Unair,universitas mitra lain di Asia yang juga di Lot 11 adalah Afghanistan, Bhutan, Nepal, Pakistan, Bangladesh, dan India. Kemudian ada pula Belgia,Bulgaria, Italia, Siprus, Spanyol, Belanda, Polandia,Jerman,Turki,dan Liechtenstein. Penanggung jawab program EMECW Jani Purnawanty mengatakan, program ini merupakan putaran kedua setelah sebelumnya sejumlah mahasiswa Unair telah berangkat ke negara-negara Eropa seperti Polandia, Belanda,Turki, dan Belgia.

Saat ini giliran negaranegara Eropa yang ke Indonesia, tepatnya di Unair.“Para mahasiswa ini akan kuliah seperti mahasiswa reguler pada umumnya.Mereka tetap harus mengisi kartu rencana studi (KRS),” ujarnya seusai mengisi sambutan dalam acara Welcoming Reception Unair 2010 for International Student di kampus C Mulyorejo kemarin. Sebelum mereka, telah ada delapan mahasiswa asing lainnya yang juga mencicipi ilmu di kampus yang dipimpin Prof Dr H Fasich Apt ini. Mereka adalah penerima beasiswa Darmasiswa. Selain itu, ada lagi tujuh mahasiswa asing yang mengikuti program Kemitraan Negara Berkembang.

Mereka berasal dari China, Madagaskar, Bangladesh, Thailand, Meksiko, dan Serbia.Itu belum termasuk 13 mahasiswa asal Malaysia yang kuliah di Unair dan tidak termasuk dalam program beasiswa. Menurut Koordinator Program Beasiswa Darmasiswa Mochammad Jalal, mahasiswa yang mengikuti programbeasiswa Darmasiswa akan menempuh pendidikan di Unair selama satu tahun. Tidak seperti mahasiswa EMECW, mahasiswa Darmasiswa hanya akan mendapat pendidikan bahasa Indonesia, seni, dan budaya.

Jadi, nantinya para mahasiswa ini akan kuliah di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unair. “Beasiswa Darmasiswa hanya untuk mahasiswa yang tertarik terhadap seni dan budaya Indonesia,” ujarnya. (lukman hakim)

 
coverjatim