|
Menerawang Masa Depan Semesta |
|
|
|
Thursday, 02 September 2010 |
SURABAYA(SINDO) – Saat libur Lebaran, pameran astronomi yang digelar
Pusat Kebudayaan Prancis (CCCL) Surabaya boleh jadi pantas
dipertimbangkan untuk dikunjungi.
Sedikitnya 15 poster bertema dunia astronomi dipajang di selasar tengah Gedung CCCL. Berbagai gambar tentang alam semesta dan cara-cara penelusurannya serta teknologi yang ditemukan untuk itu disajikan secara gamblang dalam poster-poster tersebut. Pameran sains berjudul Explorer l’Univers,nos prochains pasyang berarti ”Mengeksplorasi Alam Semesta, Langkah Kita Selanjutnya” digelar mulai Rabu (1/9) kemarin hingga penghujung September mendatang. ”Jadi, tepat di masamasa liburan anak sekolah. Kami juga siap menerima tamu pameran tentang alam semesta ini,” papar Atase Pers CCCL Surabaya Pramenda Khrisna kemarin.
Poster-poster yang berukuran 60x105 cm ini terdiri atas gambar dan teks dalam bahasa Inggris. Versi bahasa Inggris dari pameran ini adalah Explor The Universe,Our Next Step. Sebuah pameran yang mencoba menyadarkan manusia tentang keagungan alam ciptaan Tuhan. ”Pameran ini mengilustrasikan perkembangan terbaru dalam dunia astronomi. Namun, kemasannya cukup ringan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh awam mulai tingkat SMP,” urai Khrisna. Secara umum, poster-poster ini terbagi dalam tiga babak. Pertama, mengenai sejarah penelusuran alam semesta. Kedua, tentang sistem tata surya di gugus bintang serta galaksi.Ketiga, soal perspektif angkasa dan penelitiannya di masa mendatang.
Poster-poster ini, merupakan koleksi Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset Prancis saat berpartisipasi dalam Tahun Internasional Astronomi yang dicanangkan PBB pada 2009. Ini untuk mengingatkan soal evolusi mengenai alam semesta yang memungkinkan untuk mengganti prinsipprinsip penemuan dalam konteks historis dan pengembangan kerja sama untuk menjalankan berbagai peralatan astronomi di masa mendatang.
Wisnu salah satu pengunjung CCCL mengaku cukup tergugah saat melihat pameran poster ini. Hal ini terutama saat ia melihat poster yang menggambarkan sebuah alat yang menerjemahkan suara yang ditangkap dari luar angkasa. (dili eyato)
|