|
BST Urung Layani Rute Bandara |
|
|
|
Thursday, 02 September 2010 |
|
SOLO (SINDO) – Rencana pengoperasian bus rapid transitBatik Solo Trans
(BST) ke bandara Adisoemarmo urung dilakukan karena bus hanya melayani
hingga terminal Kartasura.
Selanjutnya, akses penghubung kartasura hingga bandara akan dilayani dengan bus feeder. Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Yosca Herman Soedrajat menuturkan, BST untuk sementara waktu belum membuka jalur hingga bandara mengingat jumlah penerbangan di sana masih sedikit.Ia khawatirakanmerugijikajalurbandara tetap dijalankan.“Kami hanya sampai terminal Kartasura (Sukoharjo), dari terminal nanti kita sediakan bus feeder,”ujarnya kemarin. Bus ini diambilkan dari bus Damri AC yang dulunya pernah membuka rute bandara. Bus feeder ini diharapkan sudah mulai beroperasi bersamaan dengan peluncuran BST pascalebaran nanti.
“Jumlahnya paling dua sampai tiga bus sudah cukup,”katanya. Bus penghubung tersebut akan dioperasikan menyesuaikan dengan jadwal penerbangan pesawat. Hal ini untuk menekan biaya operasional bus.“Sekarang ini kan jadwal penerbangan masih sedikit, jadi pengoperasian bus ke sana kami sesuaikan dengan jadwal pesawat,” ujarnya. Wali Kota Solo Joko Widodo menerangkan, seharusnya memang BST sudah masuk ke bandara, mengingat pihaknya telah melakukan perundingan dengan pihak TNI AU.
Selain TNI AU, pihak PT Angkasa Pura Bandara Adi Soemarmo pun juga telah setuju adanya moda transportasi baru di bandara. Persoalan terbatasnya pilihan moda transportasi di Bandara Adi soemarmo diyakini merupakan salah satu penyebab bandara internasional itu minim penerbangan. (fefy dwi haryanto)
|