VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Jamkesta DIY Segera Diluncurkan PDF Print
Thursday, 02 September 2010
YOGYAKARTA(SINDO) – Program Jaminan Kesehatan bagi warga seluruh warga DIY (Jamkes Semesta) rencananya di-launchingpada minggu ketiga September di Kulonprogo,bersamaan kunjungan Solidaritas Istri Kabinet Bersatu (SIKIB) di kabupaten tersebut.


Meski demikian,program tersebut kemungkinan baru efektif diterapkan di DIY pada 2012. Menurut Konsultan Jamkes Semesta DIY Ali Gufron Mukti, jaminan kesehatan itu sudah sangat mendesak karena sekitar dua juta penduduk di DIY belum juga mendapatkan jaminan kesehatan. Anggaran yang dibutuhkan untuk program Jamkes Semesta ini mencapai Rp182 miliar. Rencananya, Pemprov DIY akan menanggung sebesar 50% atau sekitar Rp91 miliar.“Sedangkan sisanya 50% ditanggung oleh kota/ kabupaten se-DIY, sesuai dengan kapasitas fiskal dan jumlah penduduk yang belum menerima jaminan kesehatan di masing-masing daerah,”paparnya kemarin.

Gufron menambahkan, pihaknya masih melakukan sosialisasi untuk mencapai kesepakatan dengan kota dan kabupaten. Misal kota yang memiliki kapasitas yang tinggi, harus memberikan kontribusi yang lebih tinggi dengan daerah lainnya. Political wol dari pemerintah daerah memang benar-benar dibutuhkan. Angka Rp182 miliar tersebut belum termasuk biaya yang harus ditanggung jika Kementerian Kesehatan benar-benar mengurangi jumlah penerimaan Jamkesmas pada 2011. Di program Jamkes Semesta ini, pemerintah rencananya akan menanggung biaya kesehatan antara Rp5.000–7.500 per orang per bulan. Jumlah tersebut tidak membedakan orang miskin atau kaya.

“Besaran iuran belum ditentukan,” tandas Gufron. Setelah Jamkes Semesta diresmikan, pemerintah dan masyarakat seharusnya dapat saling aktif melakukan pendaftaran. Warga yang belum menerima jaminan kesehatan dapat mendaftarkan diri di kantor Jamkesda di kota/ kabupaten. “Di Kota Yogyakarta dan Sleman sudah ada. Kalaupun ada daerah yang belum ada, pasti hampir ada,”ucapnya. Kepala Dinas Kesehatan DIY Bondan Agus Suryanto mengatakan program Jamkes Semesta baru efektif tahun 2012, meski pada 2011 Pemprov telah menyediakan anggaran.

Untuk merealisasikan program ini, pihaknya mengajukan dana sekitar Rp90 miliar.Namun, sampai saat ini belum diketahui berapa yang disetujui oleh eksekutif maupun legislatif. “Kami ajukan Rp90 miliar. Kami belum tahu berapa yang disetujui,mungkin seminggu lagi sudah ada kabarnya,” ungkapnya. Bondan menambahkan, pihaknya saat ini sedang menelaah apakah akan menarik premi pada penerima Jamkes Semesta atau cukup mengandalkan dana dari pemerintah (APBN dan APBD).

Tahun 2011 nanti masih berupa bantuan biaya sosial.“Mungkin untuk penarikan premi pada tahap selanjutnya atau tahun 2012,”ujarnya. (ridwan anshori)

 
coverjateng