VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Lelang Lukisan untuk Korban Kebakaran PDF Print
Thursday, 02 September 2010
BANDUNG (SINDO) – Demi rasa keadilan dan bentuk keprihatinan terhadap korban kebakaran di Jalan Veteran,Kota Bandung, beberapa waktu lalu, sejumlah seniman dan musisi melakukan aksi penggalangan dana bertema Karinding For Charitydi Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, kemarin.

Aksi sosial seniman dan musisi ditunjukkan dengan melelang sebuah lukisan karya Tisna Sanjaya seharga 1.000 sak semen,satu buah alat musik tradisional karinding, dan sebuah celempung. Serta aksi panggung dengan nomor-nomor cantik dari grup musik Karinding Attack, Karinding Militan, Livenhup, dan Goppas. Yang menarik, aksi panggung Karinding Attack cukup membuat puluhan pengunjung terbawa emosi. Dipimpin Mang Jasad,Karinding Attack bernyanyi sembari masak ikan asin, tahu, dan jengkol menggunakan kayu bakar.Walaupun di samping tungku terdapat tabung gas 3 kg, mereka lebih memilih meletakkannya di atas sesajen bertaburkan aneka bunga merah.

Uniknya, lagu-lagu Karinding Attack digubah dengan lirik baru, namun cukup menyentuh. Misalnya lagu Tabung Kehed (tabung kurang ajar),cukup membuat penonton terbawa emosi lewat hentakan karinding dan lirik. “Ini adalah bentuk keprihatinan kami atas kondisi yang terjadi di Indonesia, yaitu mereka yang menjadi korban gas 3 kg. Saya tidak tahu harus mengadu kepada siapa, akibat ledakan gas seperti bom teroris di rumah-rumah rakyat,” ujar Mang Jasad.

Ketua Panitia dari Solidaritas Untuk Solidaritas Bandung,Angga Badil, menjelaskan, Karinding For Charity adalah pergelaran amal untuk mengumpulkan dana dari para korban kebakaran di Baranang Siang, walaupun saat ini pengumpulan dana masih berupa pertunjukan dan lelang tiga buah barang seni berupa lukisan milik Tisna Sanjaya dan dua alat musik tradisional. “Kami berharap besar dari lukisan karya Tisna Sanjaya. Harganya berapa pun itu, asalkan bisa untuk membeli 1.000 sak semen,” kata Angga kepada wartawan. Pihaknya sengaja mengundang sejumlah kolektor lukisan untuk membeli karya bernama Mimpi Aisyah.

Selain di GIM, lukisan tersebut juga di lelang melalui jejaring sosial Facebook dan saluran internet lainnya.Kendati hingga saat ini, belum ada satu pun kolektor yang berminat. “Sementara ini,baru tiga buah barang yang akan dilelang. Kami berharap seniman dan warga Bandung lainnya mau menyumbangkan sedikit barangnya untuk dijual membantu saudara kita yang terkena bencana kebakaran,” bebernya. Para korban kebakaran saat ini dalam kondisi memprihatinkan dan perlu uluran tangan. Perwakilan pengurus Karang Taruna Kelurahan Baranang Siang, Nina mengaku, korban kebakaran pada awal Ramadan itu menghabiskan 32 rumah yang dihuni oleh 150 jiwa dari berbagai usia dan latar belakang.

Saat ini,mereka hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa ada yang menjamin keberlangsungan hidup mereka sehari-hari.Untuk buka dan sahur, mereka mengandalkan sumbangan para dermawan. “Kebutuhan mendesak kami adalah rumah atau bahan bangunan, karena beberapanya ada yang tinggal di masjid dan tenda,” kata Nina singkat. (arif budianto)

 
coverjabar