VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Ilham Gandeng Pengusaha PDF Print
Thursday, 02 September 2010
MAKASSAR (SINDO) – Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengajak pengusaha reklame bekerja sama membangun jembatan penyeberangan dan halte busway.


Rencananya busway mulai difungsikan paling lambat awal 2012. Saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pengusaha di ruang kerjanya kemarin, Ilham mengatakan,kerja sama tersebut bisa menghemat anggaran hingga Rp50 miliar.Sebab, ada beberapa item yang tidak lagi dianggarkan pemerintah. ”Kalau ada pengusaha yang tertarik bekerja sama membangun halte dan jembatan penyeberangan, kami bisa menghemat anggaran Rp40 miliar–Rp50 miliar,” ujarnya kepada wartawan seusai pertemuan.

Sesuai rencana, ada 18 titik halte dan jembatan penyeberangan yang akan dibangun.Bila kerja sama ini terwujud, pengusaha reklame mendapat ruang memasang reklamenya di halte dan jembatan yang dibangun dalam kurun waktu tertentu. ”Implementasi busway tidak harus mengandalkan dana negara secara keseluruhan,”tutur Ilham, yang juga Ketua Umum Nasional Demokrat Sulsel. Pemerintah Kota (Pemkot) terus menggenjot pembangunan sarana dan prasarana untuk mengimplementasikan angkutan massal atau busway di Makassar. Program tersebut sudah mendesak diterapkan, terutama untuk mengatasi kemacetan di beberapa ruas jalan.

Kendati sudah mendesak, Pemkot masih terhambat dana. Sebab pembebasan lahan sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Urip Sumoharjo untuk pembangunan koridor pertama busway membutuhkan dana hingga Rp60 miliar. Anggaran Rp60 miliar belum termasuk bangunan halte dan jembatan penyeberangan. Pemkot mengharapkan kerja sama dengan pengusaha reklame bisa terealisasi secepatnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot merencanakan mengelola jalur busway di enam koridor.Namun untuk tahap awal, hanya diprioritaskan di koridor satu yang melewati rute Terminal Regional Daya-Depan Kantor Telkom Jalan Pettarani.

Khusus di koridor satu, halte dan jembatan penyeberangannya diharapkan rampung 2011 dengan sejumlah titik, di antaranya Terminal Daya, Halte Kampus UKIP, Halte Nusa Tamarunang Indah, Halte Tamalanrea, Halte Pintu Satu Unhas, Halte STMIK Dipanegara, Halte Alfa, Halte Tello, Halte Taman Makam Pahlawan, Halte Kampus UMI,Halte Kampus Universitas 45, Halte Pasar Pettarani, Halte Abdullah Daeng Sirua, Halte Ramayana, Halte Hertasning, Halte Kampus UNM, Halte Telkom.

Pengadaan busway di koridor satu ditargetkan tahap awal sebanyak 18 unit dari 40 unit kebutuhan bus di enam koridor dengan total kebutuhan anggaran pada koridor ini,yakni Rp 67,5 miliar. (arif saleh)

 
covermakasar