|
||||||||||||||||||
| Waspadai Aksi Teror saat Lebaran |
|
|
| Thursday, 02 September 2010 | |
|
MAKASSAR (SINDO) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar Irjen
Pol Johny Wainal Usman meminta seluruh elemen masyarakat mewaspadai
kemungkinan aksi teroris pada perayaan Idul Fitri 1431 H mendatang.
“Tingkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinyaaksiteroryangmemanfaatkan momen silaturahmi maupun aktivitas masyarakat lainnya pada Lebaran,”ungkapnya kemarin. Pernyataan mantan Waka Korps Brimob Polri ini dilontarkan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran 1430 H di Lapangan Karebosi pagi kemarin. Salah satu alasan kemungkinan terjadinya aksi teror, pasalnya hingga sekarang masih banyak terorisme yang berkeliaran di Tanah Air. Meski demikian, jenderal bintang dua ini mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan ke petugas terdekat jika terjadi atau mengetahui hal-hal yang mencurigakan di sekitar tempat tinggalnya. “Saya minta seluruh personel mendeteksi dini di lapangan untuk mengetahui perkembangan dan dinamika di tengah masyarakat agar kejadian yang membahayakan masyarakat bisa segera terhindarkan,” katanya di hadapan personel TNI-Polri kemarin. Dalam Apel Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran yang digelar pukul 08.00 Wita kemarin,turut hadir antara lain Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Amril Amir, Danlantamal VI Makassar Brigjen TNI (Mar) Chaedier Pattonary, serta Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Bukan tidak mungkin momen perayaan Idul Fitri tersebut dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menebar teror di Kota Makassar dan sekitarnya. Karena itu,pria berkumis tebal ini mengingatkan seluruh jajaran TNI-Polri meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan situasi kontijensi sesuai standar operasional prosedur (SOP) di lapangan. Dia juga meminta seluruh petugas bertindak tegas, tapi humanis terhadap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan lalu lintas maupun kamtibmas secara umum. Guna mengantisipasi maraknya kasus perampokan bersenjata api, pihaknya menerjunkan beberapa penembak jitu.Personel andal ini menempati sejumlah lokasi-lokasi strategis di Kota Makassar dan sekitarnya. Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri mengaku, jumlah personel Polri yang diterjunkan selama Operasi Ketupat Lipu 2010 ini mencapai 12.000. Ini belum termasuk dari bantuan TNI serta petugas instansi terkait. “Ini untuk memberikan pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat yang berlebaran.Kami juga membangun pos rawan macet lalu lintas dan rawan kriminalitas, seperti perampokan dan pencurian rumah yang ditinggalkan mudik,”tandasnya. Kodam Siap Turun Memback Up Sementara itu, Pangdam VII/ Wirabuana Mayjen TNI Amril Amir menyatakan bahwa TNI Angkatan Darat (AD) akan siap menerjunkan kekuatannya untuk membantu aparat kepolisian memberikan keamanan kepada warga yang melaksanakan Lebaran. “Kami 24 jam siap membantu. Berapa pun jumlah yang diminta Polri, akan kami siapkan. Ini demi terciptanya ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat,” ujar dia kemarin. (wahyudi) |