VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Garuda Tunjuk Citibank-UBS PDF Print
Thursday, 02 September 2010
JAKARTA(SINDO) – PT Garuda Indonesia menunjuk Citibank dan UBS sebagai penjamin emisi (underwriter) asing untuk penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

Sebelumnya perseroan menunjuk tiga underwriter lokal yaitu PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Mandiri Sekuritas.“ Untuk underwriter asing, kita tunjuk Citibank dan UBS,” ujar Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar di Jakarta kemarin. Lebih lanjut dia mengatakan, Garuda dan Bank Mandiri serta Angkasa Pura I sudah sepakat melepas saham pada saat IPO.

Adapun pencatatan saham di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan di akhir tahun ini, tapi tidak berbarengan dengan IPO PT Krakatau Steel. Sementara itu,target dana IPO sebesar USD300 juta dari pelepasan sekitar 40% saham. Dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk menambah belanja modal (capital expenditure/capex) guna mendatangkan 24 unit pesawat,pengembangan teknologi informasi,dan perluasan rute baru.

Seperti diketahui, sebelumnya Garuda menyatakan tengah menyeleksi enam sekuritas asing yang akan mennagani penjualan saham perdana perseroan untuk investor asing. Mereka adalah Deutsche Bank, Bank of America Merril Lynch, Credit Suisse, Citigroup, Goldman Sachs,dan UBS. Saat itu, Emirsyah mengatakan, perseroan segera menunjuk agen penjual asing yang berbeda dengan agen yang ditunjuk PT Krakatau Steel.

Setelah ditunjuk, mereka akan menentukan lead arranger dari konsorsium penjamin emisi tersebut. Sementara itu, Garuda juga telah menunjuk PT Rothschild Indonesia sebagai penasihat keuangan (financial advisor) dalam IPO. ”Ya, kami sudah ditunjuk selaku financial advisor,” kata Presiden Direktur PT Rothschild Indonesia Larry Sutikno saat dikonfirmasi kemarin.

Menurut Larry,perseroan akan membantu Garuda dalam persiapan proses IPO.Rothschild juga akan memberi masukan kepada Garuda dalam rangka penunjukan penjamin emisi (underwriter) asing. Rothschild Indonesia merupakan anak usaha NM Rothschild & Sons, jaringan keuangan raksasa asal Inggris yang berdiri sejak 1811.

Grup Rothschild memiliki spesialisasi menangani transaksitransaksi raksasa di berbagai belahan dunia dan menguasai jaringan transaksi surat utang global. Sebelumnya Rothschild ditunjuk menangani restrukturisasi utang Garuda sebesar USD895 juta.

Rothschild juga menangani akuisisi 80% saham PT Bank Mestika Dharma oleh RHB Bank senilai USD344 juta, sindikasi pinjaman PT Semen Gresik Tbk (SMGR) senilai USD350 juta, IPO PT Indika Energy Tbk (INDY) senilai USD329 juta,akuisisi PT Bank Permata Tbk (BNLI) oleh grup Astra dan Standard Chartered senilai USD380 juta, dan sebagainya.

IPO Garuda merupakan lanjutan dari upaya peningkatan kinerja perseroan yang membukukan keuntungan dalam dua tahun terakhir. Pada 2009, perseroan membukan laba bersih Rp1 triliun. Ini juga merupakan tindak lanjut dari keberhasilan restrukturisasi utang perseroan kepada sejumlah kreditor.

Selain itu, IPO Garuda akan menjadi catatan tersendiri dalam sejarah pasar saham di Indonesia karena merupakan perusahaan penerbangan pertama di Indonesia yang mencatatkan sahamnya.DPR sebelumnya menyetujui IPO Garuda akhir tahun ini. Persetujuan tersebut menyebutkan agar pemerintah melakukan divestasi hingga 40% yang dilakukan secara bertahap. (whisnu bagus/j erna)