|
Dijual Murah, Saham Intiland Anjlok |
|
|
|
Thursday, 02 September 2010 |
JAKARTA (SINDO) – Saham PT Intiland Development Tbk (DILD) pada
perdagangan kemarin anjlok Rp160 (23,88%) ke Rp510 dari sehari
sebelumnya Rp670.Penurunan ini menyusul pelepasan saham di bawah harga
pasar oleh tiga pemegang saham.
Mereka adalah PT Permata Ratnamulia,PT Cempaka Andalan Kharisma, dan PT Cakrawala Persada Gemilang.Tiga investor tersebut melepas 2,11 miliar saham senilai total Rp1,12 triliun. Direktur Intiland Archied Noto Pradono saat dikonfirmasi tidak bisa menjelaskan alasan pelepasan saham yang dilakukan pemegang saham tersebut. “Mereka belum memberi penjelasan lebih lanjut.
Info yang kami terima,hanya rencana mereka untuk melepas saham,” ujarnya di Jakarta kemarin. Transaksi jual beli 211 miliar saham DILD pada perdagangan sesi kedua di pasar negosiasi.Tiga pemegang saham melepas saham DILD di harga Rp529 atau diskon 13,27% dari harga penutupan Rabu (1/9) sebesar Rp670. Dampaknya, pemegang saham publik ikut melepas saham DILD secara masif.
Dalam transaksi tersebut, PT Minna Padi Investama (MU) bertindak menjadi fasilitator penjualan, sedangkan PT BNP Paribas Securities Indonesia (BW) memfasilitasi pembelian.Baik Permata Ratnamulia, Cempaka Andalan Kharisma, maupun Cakrawala Persada Gemilang merupakan pembeli siaga (standbybuyer) padasaatIntilandmelakukan penawaran umum terbatas (rights issue) April lalu.
Kala itu Intilandmenerbitkan 2,073miliarsaham baru di harga Rp1.000 per saham. Setelah rights issue,Intiland memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Dengan penyesuaian harga pasca stock split, satu harga rights issue setara dengan Rp500 per saham.Dengan begitu, modal pembelian 2,112 miliar saham baru yang dilakukan Permata Ratnamulia,Cempaka Andalan, dan Cakrawala Persada saat rights issue Rp1,056 triliun sehingga aksi pelepasan saham tersebut memberi keuntungan Rp124,620 miliar. (juni triyanto)
|