VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Menunggu Kemimpinan Van Bommel PDF Print
Thursday, 02 September 2010
SERRAVALLE(SINDO) – Belanda akan dipimpin jenderal baru saat mengunjungi San Marino di Stadio Olimpico di Serravalle, Serravalle. Dalam laga pertama Grup E Kualifikasi Euro 2012, De Oranje– julukan Belanda–bakal dikomandoi Mark van Bommel.

Pemilihan kapten anyar ini sesuai titah Pelatih Bert Van Marwijk. Dia menunjuk menantunya itu untuk meneruskan tugas Giovanni van Bronckhorst yang pensiun dari timnas setelah Belanda dikalahkan Spanyol 0-1 di final Piala Dunia 2010. “Kami telah berdiskusi dengan semua staf teknik. Kami sepakat Van Bommel sebagai sosok yang tepat untuk memegang jabatan ini,” ujar Van Marwijk dikutip Reuters.

Selain menunjuk kapten baru, Van Marwijk mengaku tidak akan mengubah gaya permainan Belanda yang telah terbukti hasilnya. Namun, ada sedikit penambahan, yakni kecepatan yang dianggap masih kurang. Soal stabilitas, nakhoda berusia 58 tahun itu menyatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Masalah yang perlu dipikirkan hanyalah menyusun ulang komposisi pemain,menyusul ada beberapa nama yang terpaksa absen karena gangguan kesehatan atau hal lainnya.Van Marwijk setidaknya perlu mengganti empat amunisi yang masuk skuad Piala Dunia 2010. Untuk pertahanan, Van Marwijk diprediksi bakal menunjuk Ron Vlaar buat menggantikan John Heitinga yang terkena skorsing. Vurnon Anita diyakini mengisi tempat yang ditinggalkan Van Bronckhorst.

Rotasi turut terjadi di bagian depan. Belum pulihnya Robin van Persie dan Arjen Robben dipastikan membuat daya ledak Belanda berkurang. Sialnya, cukup sulit mencari pengganti. Di antara persediaan yang ada,hanya Eljero Elia yang punya kemampuan menggantikan Robben. Untuk posisi penyerang tengah, Van Marwijk memiliki tiga alternatif. Pilihan utama adalah Klaas-Jan Huntelaar dan Dirk Kuyt. Tapi, mengingat Ruud van Nistelrooy kembali masuk timnas, variasi untuk lini depan bertambah banyak. (m mirza)