|
KOI Tetapkan Batas Waktu 15 September |
|
|
|
Thursday, 02 September 2010 |
JAKARTA (SINDO) – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengharapkan
pengurus cabang olahraga (cabor) menyiapkan entry form by namepaling
lambat, Rabu (15/9).
Keputusan itu sebagai langkah preventif sebelum panitia Asian Games (AG) 2010 menutup pendaftaran atlet, Kamis (30/9). Ketua Sport Development KONI/KOI Djoko Pramono mengatakan, keputusan itu untuk menjaga hal tak diinginkan. Apalagi, pihaknya memiliki pengalaman jika pengurus cabor biasa terlambat mengirim data atlet.
”Untuk menjaga kemungkinan, kami mengharuskan pengurus cabor yang ditunjuk mengikuti AG mengirimkan data paling lambat 15 September. Sebab, panitia di sana akan menutup pendaftaran dan tak menerima data setelah 30 September,” ujar Djoko kemarin. Karena itu, pihaknya belum mendapatkan data atlet, khususnya lima cabor tambahan.
Mereka baru sebatas mengajukan entry form by number dan keputusan siapa atlet yang akan diberangkatkan selepas 15 September. Data itu kemudian akan dikirim ke panitia AG, yang sebelumnya juga dikirim ke Kemenpora. ”Kami belum mendapatkan nama atlet karena pertemuan kami baru sebatas membahas entry form by number.
Tapi, kami sudah memperbolehkan pengurus cabor mengambil aplikasi pendaftaran mulai besok (hari ini),” kata Djoko. Selain itu, Djoko juga memaparkan jika pertemuan pihaknya dengan pengurus cabor, termasuk PB Pertina kemarin mengeluarkan keputusan baru. Menurutnya, Pertina mengusulkan kuota dua petinju putra. Padahal, KOI memutuskan dua kuota, satu putra dan satu putri. (edi yuli)
|