|
||||||||||||||||||
| Debutan Timnas Masih Minder |
|
|
| Thursday, 02 September 2010 | |
|
JAKARTA(SINDO) – Timnas mulai melakukan regenerasi pemain. Namun,
beberapa muka baru itu mengalami problem nonteknis meski beberapa pekan
sudah berkostum Merah Putih.
Sedikitnya sembilan amunisi baru sedang menjalani training camp (TC) timnas tahap kedua untuk Piala AFF 2010. Arema Indonesia menjadi donatur kekuatan baru terbanyak dengan empat nama. Mereka adalah Zulkifli, Kurnia Meiga, Beni Wahyudi, dan Ahmad Bustomi. Lima nama lainnya adalah Yesaya Desnam (Persiwa),Donny F Siregar (Persiba), M Isnaini (PSPS), Jaya Teguh Angga (Persema),dan Yongki Aribowo (Arema). Sebelumnya mereka menjalani seleksi awal di Makassar dan Jakarta pada awal Juni. Dianggap layak oleh Pelatih Timnas Alfred Riedl, mereka kemudian menjalani TC tahap pertama sejak Minggu (1/8). Namun, empat amunisi Arema itu dan Yongki baru bergabung, Minggu (15/8). Mereka harus memperkuat klubnya masing-masing di Piala Indonesia 2010. Striker timnas Jaya mengatakan, kepercayaan diri belum tumbuh sepenuhnya. Pemain masih belum percaya bisa berkostum Merah Putih. ”Kami belum pede (percaya diri). Kadang perasaan minder itu masih muncul. Kami masih belum percaya bisa bergabung dengan timnas. Memakai kostum timnas adalah mimpi setiap pemain.Tapi, kesempatan ini sangat cepat,” ungkap Jaya kemarin. Jaya sebenarnya baru semusim merumput di Indonesia Super League (ISL) pada kompetisi 2009/ 2010.Sebelumnya pemain berusia 23 tahun itu lebih sering bergabung bersama Persema junior. Jalan terjal juga pernah dialaminya pada musim 2006/2007 saat harus berganti klub sampai dua kali, yaitu Persibo Bondowoso dan Persetam Pamekasan. ”Itu saat-saat paling sulit.Tapi, jalan tampaknya terbuka lebar di Persema. Hanya setahun bermain di ISL kesempatan bergabung bersama timnas datang,”ujar Jaya. Pada ISL 2009/2010, Jaya mencatat rapor merumput 786 menit atau 26% dengan torehan enam gol. Performa itu didapat setelah menjadi starter delapan kali dan 24 pemain cadangan. Belum mendapatkan kepercayaan penuh pelatih, Jaya bahkan sempat 16 kali duduk sebagai cadangan tidak bermain. Namun, persaingan serupa harus dijalaninya bersama timnas. Posisinya setiap saat lepas karena Riedl hanya memberikan kuota bagi amunisi berkualitas.Merah Putih juga akan melakukan eliminasi lagi pada Selasa (7/9). Satu striker diperkirakan akan dipulangkan. ”Kami pada dasarnya bisa menyesuaikan dengan agenda timnas. Pemain senior juga banyak memberikan bimbingan. Tapi, kami agak minder. Kami memang harus bekerja keras.Yang penting berusaha dahulu. Bisa bertahan atau tidak, itu kewenangan pelatih,” kata Jaya. Dari empat stok striker, tiga di antaranya adalah muka baru. Hanya Bambang Pamungkas sebelumnya sudah berkostum timnas. (wahyu argia) |