|
||||||||||||||||||
| Terus Berkomitmen dalam Usia 50 Tahun |
|
|
| Thursday, 02 September 2010 | |
|
PT PANASONIC Gobel Indonesia (PGI) merayakan 50 tahun eksistensi di Indonesia dengan merilis komitmen akan menjadikan negeri ini sebagai basis produksi. Sebuah brand menjadi besar bukan karena produknya semata,namun karena konsep dibalik hal-hal yang kasatmata. Hal inilah yang menjadi dasar dari pengembangan teknologi Panasonic sejak pertama kali Panasonic Corporation berdiri. Sejak 2004,nama PT National Gobel berubah menjadi Panasonic yang telah menjadi nama resmi internasional untuk brand Panasonic.Perubahan nama perusahaan ke PT Panasonic Gobel Indonesia pun menjadi awal semangat yang baru. “Dengan slogan Ideas For Life, berbagai range produk telah kami sediakan untuk para konsumen kami. Slogan ini merupakan komitmen kami kepada konsumen dalam menawarkan produk-produk yang akan memperkaya hidup mereka. Produk-produk yang dibuat berdasarkan ide-ide segar dan inovatif. Hadirnya VIERA,LUMIX,AC Envio, Mesin Cuci Aquabeat, dan Kulkas Magic Top merupakan contoh kecil dari inovasi kami,” ujar Presiden Direktur PT PGI Ichiro Suganuma saat peringatan 50 tahun eksistensi PGI di Indonesia di hotel Ritz Carlton Jakarta belum lama ini. Menurut dia, tentunya kelangsungan bisnis hingga saat ini masih memegang teguh semangat yang sama yang telah terbentuk hampir satu abad yang lalu, yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup dan untuk perkembangan masyarakat. “Kami percaya bahwa komitmen kami dan segenap karyawan kami dalam memberikan yang terbaik untuk konsumen merupakan refleksi dari penghargaan kami terhadap hubungan yang panjang anta ra kami dan masyarakat,”kata dia. Sementara Presiden Komisaris PT PGI Rachmat Gobel mengatakan, saat ini Panasonic mengembangkan pabrik baru yang berlokasi di Cibitung, Bekasi. Jika sesuai dengan rencana,maka pada November 2010 mulai beroperasi. Rachmat menegaskan bahwa relokasi pabrik lithium coin dari Jepang itu sebagai salah satu bukti komitmen menjadikan Indonesia sebagai basis produksi. “Sebab, produksinya untuk diekspor ke seluruh dunia,”ujarnya. Rachmat menambahkan, sebagai satu-satunya negara mitra Panasonic di dunia, pihaknya juga akan memaksimalkan kondisi terbaru karena Panasonic baru saja mengakuisisi perusahaan elektronik, Sanyo. Di Indonesia, jika digabung maka PGI dan Sanyo memiliki 18 perusahaan yang terdiri atas 9 perusahaan milik Panasonic,6 milik Sanyo, dan 2 sales Panasonic serta 1 milik Sanyo. “Kita akan memaksimalkan dengan memanfaatkan seluruh potensi dua jadi satu untuk memperkuat industri elektronik nasional,”ujar Rachmat. Menurut Rachmat, salah satu yang paling potensial dalam waktu dekat ini adalah dengan mengembangkan industri komponen. “Kekuatan 50 tahun sinergi Panasonic- Gobel adalah persamaan visi dan misi. Semoga kerja sama terbaru ini juga begitu,”harapnya. Vice President PT PGI,Rinaldi Sjarif, mengatakan bahwa sudah sebagian besar produksi dilakukan di Indonesia, kecuali TV yang masih impor. “Impor kita sekitar 17%, sisanya sudah lokal. Bahkan untuk lampu di pabrik baru di Probolinggo, Jawa Timur, sudah berjalan,” ucapnya. (anton c) |