|
||||||||||||||||||
| Rumah Serbaputih Tetap Menarik |
|
|
| Tuesday, 31 August 2010 | |
|
MENATA rumah serbaputih memang sulit. Tapi jika Anda tahu trik jitunya, hunian sesuai idaman bakal tercipta. Beberapa orang jarang menerapkan konsep ini, alasannya biaya perawatan yang besar. Warna putih akan tampak sesuai bagi orang yang menyukainya.Tapi bila tidak menyukainya, adakalanya putih terlihat terlalu dingin seperti dengan warna “es”. Menurut arsitek Probo Hindarto, tidak ada pengertian pastinya tentang konsep rumah putih.Daya tarik rumah konsep putih adalah memberi kesan bersih dan luas. Tak heran, setiap orang yang melihat atau berada di dalam rumah tersebut merasakan kesan lega dan bersih. “Hal ini karena putih memang memiliki asosiasi pada ‘kebersihan’ dan kesucian, serta terang. Hal itu menjadi pengaruh terhadap orang yang melihatnya sebagai konsep ruang yang terlihat ‘bersih’ dan lapang,”jelas Probo. Selain itu,karakter warna putih yang netral dan fleksibel sehingga mudah untuk disandingkan dengan warna apa saja. Biasanya diaplikasikan pada dinding dan sebagian besar perabot terutama yang bentuknya kain/cushion. Lantas, bagaimana pola perencanaan untuk mengaplikasikan konsep warna putih ke dalam hunian? Probo mengungkapkan, untuk bentuk ruang tidak terdapat tata cara khusus dalam mendesainnya. Tapi untuk jenis warna putih, yang digunakan ada beberapa jenis warna putih dengan gradasi warna yang dicampur dengan warna lainnya, misalnya broken white atau green white. Cara mengaplikasikannya cukup mudah,lanjutnya,Anda hanya perlu mempertimbangkan apakah warna putih tersebut dapat dicampur dengan sedikit warna lainnya atau tidak. Hal ini bertujuan ruang tidak monoton dan membosankan. Saran Probo, sebaiknya, gunakan sedikit campuran warna yang menenangkan untuk ruang yang digunakan untuk keperluan relaksasi, seperti ruang keluarga, ruang tidur. Kecenderungan ruang serba putih biasanya membosankan, karena itu si penghuni rumah perlu pintar-pintar saat mengaplikasikannya. Salah satunya perlu perhatian khusus untuk jenis perabot atau furnitur yang digunakan. Misalnya karena konsep warna putih cenderung kaku dan dingin, maka Anda bisa pilih furnitur yang memberikan kesan nyaman,seperti sofa dengan desainnya yang sederhana namun hangat.Alternatif lain,Anda dapat juga memilih jenis sofa yang menggunakan sedikit ukiran namun detailnya tidak kental sekali. Aksen untuk konsep rumah warna putih bisa diaplikasikan pada dinding dan furnitur. Caranya, kata Probo, aksen bisa dibuat dengan memberikan sentuhan warna berbeda pada salah satu dinding,tidak untuk semua dinding. Cara lain, Anda juga dapat memberikan aksen dengan menggunakan warna lain dari jenis furnitur, cushion-nya, atau partisi. “Tentu saja untuk ruang yang serba putih,warna putih adalah yang paling dominan,”tambahnya. (raya simarmata) |