|
||||||||||||||||||
| Liga Inggris Tayang di Tiga Televisi MNC |
|
|
| Thursday, 19 August 2010 | |
HAK SIAR LIGA INGGRIS, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (lima kanan),
mantan Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar (enam kanan), Dirut Global TV
Daniel Hartono (lima kiri), Dirut TPI Sang Nyoman Suwisma (enam kiri),
Wakil Presiden Direktur PT MNC Sky Vision (Indovision) Handhi S
Kentjono (tiga kanan), dan Sekjen PSSI Nugraha Besoes (empat kanan),
bersama jajaran direksi tiga televisi MNC berpose saat peresmian hak
siar Liga Primer atau Liga Inggris untuk stasiun televisi milik MNC
Group yakni TPI, Global TV, dan Indovision, di Jakarta, kemarin.
JAKARTA(SI) – Sebanyak 380 pertandingan Liga Primer (Liga Inggris) selama satu musim,baik siaran langsung maupun tunda, akan ditayangkan di TPI,Global TV,serta Indovision,tiga televisi milik Media Nusantara Citra (MNC) Group. MNC resmi mendapatkan hak siar Liga Primer. Keputusan itu merupakan komitmen MNC dalam menyuguhkan tayangan terbaik, salah satunya Liga Primer, kepada masyarakat Indonesia. Managing Director Broadcast & Consultant MNC Nana Putra menegaskan,kepastian pihaknya mengambil hak siar kompetisi tertinggi di Inggris itu terjadi setelah terjalinnya penandatanganan kerja sama kontrak antara MNC dengan ESPN Star. Dengan kesepakatan itu,MNC berhak menayangkan siaran langsung maupun tunda pertandingan Liga Primer selama tiga musim setelah membayar hak siar senilai USD17 juta (Rp153,85 miliar). Dalam paket ini juga termasuk laga big match. MNC berencana menyuguhkan liga paling bergengsi di dunia itu melalui dua stasiun televisi, yakni TPI dan Global TV. Selain itu,Liga Primer akan disiarkan melalui tayangan televisi berbayar Indovision dan mobile (nonexclusive) Linktone. Nana berharap, penyebaran pertandingan melalui stasiun televisi dan mobile right milik MNC bakal mewujudkan komitmen pihaknya kepada masyarakat Indonesia.“ Kami berharap, penayangan pertandingan Liga Primer selama satu musim penuh ini akan memberikan kesan positif kepada masyarakat.Apalagi, Liga Primer merupakan salah satu kompetisi sepak bola paling prestisius di dunia,” tandasnya kemarin. Sementara Vice President Programming & Production TPI Endah Hari Utari menyatakan, pihaknya terus memperbaiki citra penayangan. Pihaknya menyadari masih ada kekurangan saat melakukan siaran perdana. Meski demikian, Endah optimistis akan memperbaiki citra tersebut. Apalagi, TPI memiliki basis pemirsa cukup banyak di Tanah Air.Keuntungan itu yang akan dimanfaatkan sebaik mungkin. Menurut Endah, peringkat TPI sejauh ini cukup menjanjikan. TPI memiliki data bahwa rasio pemirsa dari usia 5–14 tahun masih yang teratas. Kemudian, kalangan ibu dan anak berada di posisi kedua dan dewasa berada di peringkat kelima atau keenam. Endah antusias dengan penayangan Liga Primer yang masuk di semua kalangan umur akan meningkatkan peringkat TPI. “Dengan perbaikan dan penayangan yang menjanjikan,kami optimistis akan mengalami peningkatan rating pemirsa.Apalagi, kami mencatat pertandingan big match yang sudah ditayangkan sempat menempati urutan teratas. Fakta itu membuat kami yakin akan lebih optimal ke depannya,” ujar Endah. Dia mengatakan,pihaknya saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan sponsor dan akan terealisasi dalam waktu dekat. “Kami sudah mendapatkan sponsor besar dan sebentar lagi akan meramaikan pertandingan Liga Primer musim ini,”tandasnya. Di lain pihak,Wakil Presiden Direktur Indovision Handhi S Kentjono mengatakan, pemirsa Indonesia yang tidak berlangganan Indovisiontidak perlu khawatir. Dia memastikan bahwa Indovision tidak akan membatasi tayangan Liga Primer. “Kami tidak akan mengacak program itu. Artinya, pemirsa dapat menyaksikan pertandingan di Indovision atau di dua stasiun televisi MNC lainnya (TPI dan Global TV) dalam waktu bersamaan. Tujuan kami adalah melakukan penyebaran untuk mencakup masyarakat luas,”tegasnya. CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo bangga atas pencapaian tersebut. Dia optimistis akan mendapatkan jumlah pemirsa sebanyak 25–30% selama sepuluh bulan penayangan Liga Primer. “Jumlah itu di luar penayangan Indovision,dan saya berharap akan lebih besar lagi,”ujar Hary kepada harianSeputar Indonesiakemarin. Hary berharap, penayangan terbaik dari Liga Primer akan memicu meningkatnya prestasi sepak bola Indonesia. Apalagi, pihaknya juga sudah menandatangani perjanjian kontrak menyiarkan langsung Piala Eropa 2012 dan 2016 di RCTIdan Indovision. Penandatanganan itu sebagai komitmen MNC untuk terus memberikan yang terbaik. Apalagi, keputusan itu menyambung penayangan Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010,serta Liga Champions. (edi yuli) |