VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Penghargaan untuk Jaga Eksistensi PDF Print
Sunday, 14 March 2010
BEBERAPAhari belakangan ini setiap stasiun televisi hampir bersamaan menyelipkan tayangan terbaiknya yang dinominasikan di ajang Panasonic Gobel Awards 2010.Aksi itu untuk menggalang dukungan.

Aksi promo ini tentu saja untuk mengharap dukungan masyarakat melalui SMS agar program yang mereka tayangkan terpilih menjadi yang terbaik di perhelatan penghargaan untuk insan televisi ini, yakni Panasonic Gobel Awards (PGA) yang akan digelar pada 26 Maret 2010 di DjakartaTheatre,Jakarta. Maklum, di tengah persaingan televisi yang sangat ketat sekarang ini, masing-masing pihak mengharapkan programnya mendapat pengakuan masyarakat.

Bukan saja menjadi sebuah kebanggaan, tapi menjadi prestasi tersendiri bagi program dan televisi yang menayangkannya jika pengakuan itu diapresiasikan melalui sebuah penghargaan. Direktur Sales Marketing dan Promosi RCTI Rudy Ramawy terang- terangan berjanji akan terus memberikan tayangan terbaik kepada pemirsanya, terutama tayangan- tayangan yang tidak hanya menghibur,tapi juga mendidik dan bermanfaat bagi orang banyak.

Adanya penghargaan, diakuinya sebagai bonus dari pekerjaan yang sudah dilakukannya. ”MNC berusaha memberikan yang terbaik sebagai media kepada publik. Adanya penghargaan ini akan menambah motivasi kita untuk lebih maju.Kita berharap RCTI akan selalu berperan sebagai televisi nomor satu di Indonesia,” harap Rudy. Adanya ajang penghargaan PGA ini memberi persaingan sehat di antara pelaku industri televisi. Masing-masing dari mereka dipacu untuk memberi tayangan yang bermutu.

Jika disikapi dengan baik, persaingan tersebut akan terus mengarah pada kualitas tayangan.Artinya, setiap tayangan di masa yang akan datang akan semakin baik. Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Karni Ilyas mengaku perkembangan televisi sekarang ini sudah mulai menunjukkan kualitas yang lebih baik. ”Adanya penghargaan Panasonic ini memberikan daya saing bagi televisi untuk meningkatkan mutu,” ungkap Karni.

Demikian dengan penghargaan lainnya seperti Indonesian Movie Awards, sebuah penghargaan bagi insan perfilman Indonesia. Penghargaan ini memacu para sineas untuk lebih kreatif membuat film terbaik. Meski sebelumnya sudah ada Festival Film Indonesia atau Festival Film Bandung dan sebagainya.Demikian juga bagi insan musik.Apresiasi mereka dinilai melalui ajang Anugerah Musik Indonesia, penghargaan MTV Indonesia,dan sebagainya.

Bagi Tantowi Yahya, adanya penghargaan tersebut membuat dirinya semakin percaya diri.Terutama ketika tampil di muka umum. Tahun lalu adik kandung Helmy Yahya ini kembali terpilih menjadi yang terbaik di ajang Panasonic untuk kategori Kuis/Game Show Presenter Terfavorit. ”Penghargaan ini sangat penting. Salah satunya untuk menjaga eksistensi.Tapi tahun ini sepertinya akan lebih sulit.

Saya lebih fokus di DPR,” ungkap Tantowi yang kini menjadi wakil rakyat dari Partai Golkar itu. Sementara bagi aktor Dude Harlino, penghargaan sebagai sebuah pencapaian dari apa yang sudah dilakukan selama ini dalam hal berkarya. ”Seseorang itu akan mengukur kemampuannya dengan sebuah penghargaan dan penghargaan itu memberi motivasi pada dirinya untuk menjadi lebih baik lagi,”paparnya.

Pemain sinetron ini sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan di antaranya Star of the Year dari Mellyana’s Guardians. ”Pastinya harus lebih baik lagi dari sebelumnya,”kata Dude. Bahkan, ketika seseorang masuk nominasi saja, dia merasa sudah mendapat kepercayaan. Artinya, karyanya diapresiasikan.Apalagi ketika piala tersebut digenggamnya. Seperti Nikita Willy misalnya.

Namanya masuk untuk kategori Individu Artis. Dia bersaing dengan Bunga Citra Lestari, Luna Maya, Naysila Mirdad, Shireen Sungkar. ”Semua insan televisi mengharapkan mendapatkan penghargaan ini. Demikian juga dengan aku. Jadi aku akan selalu berdoa dan berusaha untuk mendapatkan yang terbaik,”sebut Nikita. (tedy achmad)