|
||||||||||||||||||
| Ditemukan Lagi Tiga Korban Tewas |
|
|
| Sunday, 14 March 2010 | |
![]() TINJAU LOKASI, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan didampingi Bupati Cianjur Tjetejp Muchtar Soleh meninjau lokasi longsor di Kampung Ciawitali, Cianjur, kemarin. CIANJUR(SI) – Tim evakuasi gabungan berhasil menemukan tiga lagi korban longsor di Kampung Ciawitali, Kabupaten Cianjur,yang sebelumnya dinyatakan hilang tertimbun.Semua dalam kondisi tewas. Jasad ketiga korban longsor tanah dan batu di Kampung Ciawitali RT 03/RW 04, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, ini ditemukan sekitar pukul 08.00 dan 09.10 WIB,kemarin.
Dua korban,ibu dan anak Elah, 40, dan Nuraeni, 3, ditemukan tim evakuasi sekitar pukul 08.00 WIB, di dalam area yang diduga bekas reruntuhan rumah mereka. Elah dalam posisi memeluk Nuraeni seperti melindungi putrinya dari terjangan longsor. Satu jam kemudian, tim evakuasi menemukan jasad Wawan, 27, di area yang sangat mungkin bekas halaman rumahnya. Dengan demikian, total korban jiwa akibat longsor yang menerjang Ciawitali pada Kamis (11/3) malam lalu adalah 10 orang. Dengan ditemukannya seluruh korban yang tertimbun longsor,maka kegiatan evakuasi dihentikan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Muhammad Darojat Ali mengatakan, dengan dihentikannya proses evakuasi,maka kini penanggulangan bencana di Ciawitali difokuskan pada normalisasi jalur jalan di Cianjur selatan yang sempat terputus total dan penanganan para korban luka dan selamat. “Keluarga para korban masih mengungsi di rumah kerabat mereka. Sejumlah keluarga yang rumahnya rawan longsor pun harus direlokasi. Semua membutuhkan hunian baru,”jelasnya. Para pengungsi ini, lanjut dia, terus dibujuk agar bersedia tinggal sementara di tenda-tenda penampungan yang sudah disiapkan agar mudah dihubungi sewaktuwaktu tindakan kemanusiaan bagi mereka akan dilakukan. Dikumpulkannya para korban di suatu tempat juga akan memudahkan kegiatan pemberian bantuan dan penanganan kesehatan mereka. Sedikitnya ada tujuh tenda yang disiapkan di lapangan bola Kecamatan Sukanagara bagi 7 kepala keluarga (KK) terdiri atas 3 tenda dari BPBD Kabupaten Cianjur, 3 tenda milik PMI Cianjur, dan 1 tenda dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, yang siang kemarin meninjau lokasi bencana longsor di Ciawitali menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawanya atas musibah ini. Dia berharap bencana alam dengan korban massal yang terjadi beruntun di berbagai daerah beberapa waktu terakhir benar-benar menjadi pemicu bagi para bupati dan wali kota untuk segera merelokasi warganya yang tinggal di kawasan rawan.Terlebih, curah hujan saat ini masih tinggi. “Para bupati dan wali kota,saya harap segera mendata lokasi-lokasi rawan longsor di daerah masing- masing. Bila memang rawan, segera lakukan evakuasi.Masyarakat pun diminta kerjasamanya.Ini demi keselamatan dan keamanan bersama,”tegas Heryawan. Dalam kesempatan itu, Gubernur Heryawan memberikan sumbangan berupa uang sebesar Rp15 juta kepada setiap KK untuk biaya pembangunan rumah sederhana. Ada 7 KK yang mendapat sumbangan pembangunan rumah. Rumah- rumah sederhana ini diharapkan tahan gempa dan jauh dari titik rawan bencana longsor maupun banjir. Gubernur Heryawan juga menyerahkan bantuan sembako kepada seluruh korban melalui Camat Sukanagara. Di tempat yang sama, Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh juga memberikan santunan baik kepada ahli waris korban tewas,korban luka berat dan ringan, maupun keluarga korban yang rumahnya rusak. Bagi ahli waris korban meninggal dunia,nilai santunan yang diberikan Rp2,5 juta, untuk korban luka berat santunannya Rp1 juta,dan korban luka ringan Rp500.000. Pemkab Cianjur juga memberikan biaya hidup bagi para korban sebesar Rp126.000 per jiwa bagi 19 orang. Diserahkan pula dana untuk hunian sementara sebanyak 7 unit rumah,sebesar Rp3,5 juta per unit. Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur memberikan bantuan kepada anak-anak keluarga korban bencana berupa student kit, terdiri atas 128 buku, tas, dan peralatan belajar lainnya. (ricky susan) |