VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Serba Spesial Bagi Markus PDF Print
Sunday, 14 March 2010
BANDUNG (SI) – Laga kontra Arema Indonesia, malam ini, adalah laga paling spesial bagi penjaga gawang Markus Horison. Setidaknya, ada tiga hal kenapa laga melawan tim yang bertengger di puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 ini begitu spesial bagi sang kiper.

Pertama,Arema adalah mantan tim kiper timnas Merah-Putih tersebut sebelum hijrah ke Persib Bandung.Kedua, laga tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-29. Ketiga, laga penting tersebut juga tepat dengan ulang tahun Persib yang ke-77.Seperti sebuah kebetulan, Markus lahir bersamaan dengan Maung Bandung. Jadi? Sebagai pemain profesional, kiper yang berganti nama menjadi Markus Haris Maulana ini mengaku selalu siap,siapapun lawan yang akan dihadapinya.

Apalagi, Persib yang berambisi menjadi juara musim ini,membuat dia harus bekerja ekstra keras. “Memang Arema tim yang solid. Tapi saya kira semua punya sisi lemah.Yang penting kita bermain kolektif saja,”ungkap Markus. Kiper nomor punggung 81 ini menambahkan,saat ulang tahun dirinya dan Maung Bandung, kemenangan bisa menjadi kado terindah. Makanya, pada laga kali ini,dirinya akan ekstra ketat mengawal gawang Persib dari serangan Noh Alam Syah dkk.

Kemenangan,menjadi sebuah kewajiban yang harus ditoreh jika ingin terus menapaki puncak klasemen LSI musim ini. Kiper berkepala pelontos ini memang segan memberitahu soal kelemahan permainan Singo Edan. Namun, soal kelebihan, Markus menilai, anak asuh Robert Rene Albert tersebut disiplin dalam menjaga wilayahnya masing- masing. “Misalnya, pemain belakang Arema jarang maju terlalu jauh. Jadi,komunikasi antara kiper dan bek efektif,”tandasnya.

Soal absennya Christian Rene Martinez akibat akumulasi kartu,Markus menilai hal tersebut bukan masalah. Sebab, masih ada Nova Arianto dan Maman Abdurahman yang menjadi rekan setianya di timnas. Apalagi, dia yakin, pelapis Rene adalah stoper yang tangguh sudah memahami pola pertahanan skuad asuhan Jaya Hartono ini.

Pembuktian, memang akan menjadi krusial bagi kiper asal Pangkalan Brandan, Langkat, Sumatera Utara ini.Bersama lima rekannya di Persib yang juga menjadi skuad timnas, maka bukan alasan lagi untuk kalah.Apalagi, selama ini Persib berhasil menjaga tradisi tidak kalah di kandang sendiri. (raka zaipul)

 
coverjabar