|
||||||||||||||||||
| Mengajak Warga Cile Bangkit untuk Memajukan Negeri |
|
|
| Saturday, 13 March 2010 | |
|
Kamis (11/3) waktu setempat,Sebastian Pinera dilantik menjadi Presiden
Cile.Dalam pidato kepresidenan,Pinera mengajak warga Cile menghapus air
mata dan bangkit untuk membangun Cile.
SAAT upacara pelantikan masih berlangsung, tiba-tiba gedung parlemen diguncang gempa bumi. Pinera dan anggota parlemen segera dievakuasi. Media setempat melaporkan, tidak ada anggota parlemen yang terluka dalam gempa bumi tersebut.Gempa bumi bukan hal yang baru bagi warga Cile. Namun untuk Pinera, gempa bumi dan tsunami bakal menjadi tugas sekaligus tantangan pertamanya. “Kita harus bangkit. Kita tidak boleh terus terpuruk dalam kedukaan,” ujarnya. Pinera ingin pemerintah dan warga Cile bekerja sama untuk membangun kembali negeri yang mereka diami. Pinera berharap, warga Cile terus berkembang dan selalu jadi manusia tangguh.“Kami bukan pemerintahan gempa bumi. Kami adalah pemerintahan rekonstruksi,” ucapnya. Pinera ingin menegaskan, 20 tahun kepemimpinan sayap kiri sudah selesai. Mantan Presiden Cile, Michelle Bachelet,berhasil digeser Pinera.Terpilihnya Pinera sebagai Presiden Cile merupakan babak baru dalam sejarah politik Cile.Dia menjadi politikus sayap kanan pertama yang berkuasa di Cile sejak 20 tahun lalu. Pinera sangat berhati-hati memilih anggota kabinet Cile yang baru. Dia ingin anggota kabinet selalu menanamkan kejujuran dan kemampuan untuk mengubah kesuraman Cile. Pinera prihatin melihat kondisi masyarakat Cile. Bencana alam terus melanda negara beribukota Santiago ini. Dia kini berupaya meyakinkan bahwa kabinet yang dipimpinnya adalah wakil rakyat bebas dari korupsi dan kebijakan politik yang terselubung. “Saya berusaha keras untuk mewujudkan dua hal itu,” tegasnya. Dia ingin kabinet yang terbentuk memiliki kombinasi antara cara pikir dan keahlian politik yang baik. Pinera dinilai pantas menduduki kursi presiden.Warga percaya Pinera sanggup mengatasi permasalahan di Cile. Mereka sudah melihat kinerja Pinera selama menjabat sebagai senator di Cile. Warga telah melihat keberhasilan Pinera dalam mengembangkan ekonomi Cile. Selain itu, Pinera memiliki latar belakang pendidikan yang baik. Poin terakhir menjadi nilai tambah untuk Pinera. Sebastian Pinera lahir di Santiago, 1 Desember 1949.Dia adalah anak ketiga dari enam bersaudara. Ayahnya bernama Jose Pinera Carvallo dan ibunya, Magdalena Echenique Rozas.Satu tahun setelah Pinera lahir, keluarganya pindah ke Belgia. Beberapa tahun kemudian,mereka keluar dari Belgia dan menetap di New York,Amerika Serikat (AS). Mereka pindah ke New York karena sang ayah,Jose Carvallo, bertugas sebagai Duta Besar (Dubes) Cile untuk Amerika Serikat (AS).Pada 1955,masa tugas Jose Carvallo habis. Dia lantas ditugasi sebagai Duta Khusus Cile untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Keluarga Pinera pun kembali ke Cile. Pinera menempuh pendidikan perguruan tinggi di Pontifical Catholic University, Cile. Pada 1971, Pinera berhasil meraih gelar sarjana S-1 ekonomi. Jose Carvallo sangat bangga pada Pinera karena dia lulus dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah universitas tersebut. Pontifical Catholic University juga menganugerahi Pinera dengan penghargaan Raul Iver Oxley. Penghargaan ini diberikan kepada mahasiswa terbaik dalam satu angkatan. Kemudian Pinera melanjutkan pendidikan S-2 jurusan ekonomi di Harvard University,AS. Walau disibukkan dengan tugas kuliah, Pinera tetap menyisihkan waktu untuk menulis artikel ekonomi, salah satunya adalah The Old South’s Stake in the Inter-Regional Movement of Slaves.Artikel tersebut dicantumkan dalam Journal of Economic History. Pinera termasuk mahasiswa yang gemilang.Walau kerap menulis, dia tidak pernah melupakan bangku kuliah. Dia tekun menyusun tesisnya,“The Economics of Education in Developing Countries”.Pinera termasuk sosok jenius. Dia hanya membutuhkan waktu tiga tahun untuk menyelesaikan pendidikan S-2 dan S-3 sekaligus di Harvard University. Setelah menyandang gelar S-3, Pinera memutuskan kembali ke Cile. Dia mengajar di jurusan ekonomi University of Chile,Pontifical Catholic University, dan Adolfo Ibáñez University. Pada 1972, Pinera mendapat gelar guru besar dari Valparaiso Business School.Selain berprofesi sebagai pendidik, Pinera disebut-sebut sebagai salah satu pebisnis sukse Cile. Dia menjadi pemegang saham terbesar stasiun televisi Cile, Chilevision. Suami dari Cecilia Morel ini dikenal sebagai pemilik Colo-Colo, salah satu klub sepak bola Cile. Sahamnya tersebar di beberapa perusahaan seperti Quinenco,Enersis, dan Soquimich. Maret tahun lalu, majalah Forbesmenaksir kekayaan Pinera menembus angka USD1 miliar. Karier politik Pinera mulai naik daun saat dia terpilih menjadi senator untuk Santiago Timur, Jabatan ini dipegang Pinera mulai 1990 hingga 1998. Pinera juga menjadi salah satu anggota Komite Keuangan Senat selama menjadi Senator Santiago Timur. (anastasia ika) |