VALAS

Kurs

Jual

Beli

USD

9425.00

9125.00

SGD

7532.20

7263.20

AUD

9446.65

9109.65

JPY

118.37

113.45

14 Mei 2012 / 11:23 WIB
 
Bandara Soekarno-Hatta Diperketat PDF Print
Friday, 12 March 2010
TANGERANG(SI) - Pintu masuk dan keluar Bandara Internasional Soekarno- Hatta diperketat. Pengetatan keamanan itu dilakukan pascapenggerebekan teroris di Pamulang,Tangerang Selatan.


Kepala Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kombes Pol Tornagogo Sihombing mengatakan, pemeriksaan diperketat terutama bagi pengendara yang tidak memiliki stiker atau tanda bahwa mobil mereka sudah terdaftar oleh pengelola bandara yakni PT Angkasa Pura II.”Mereka yang kendaraannya tidak terdaftar sesuai dengan peraturan haruslah diketahui surat-surat kendaraannya,” kata Kombes Pol Tornagogo Sihombing kepada Seputar Indonesia, kemarin. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya barang-barang berbahaya yang akan masuk ke bandara itu.Namun,Tornagogo mengatakan, pengetatan keamanan itu hal yang biasa dilakukan.Untuk itu, dia meminta hal itu tidak terlalu dibesar-besarkan.

”Ya ini kan biasa kami lakukan,”lanjutnya. Pengetatan juga dilakukan di pintu belakang (alternatif) bandara yang biasa disebut pintu M1.Sebanyak 50 personel disiapkan untuk melakukan pengetatan keamanan di sana.Personel itu lengkap mulai Satuan Intel, Reskrim, dan Lalu Lintas.Pantauan Seputar Indonesia, akibat dari pengetatan keamanan di bandara, kemacetan mengular hingga Jalan Raya Neglasari, baik arah masuk maupun keluar, kendaraan antre sepanjang 2 km. Ditanya soal hasil pengetatan pengamanan itu, Tornagogo mengaku masih nihil. Belum ditemukan adanya calon penumpang yang akan membahayakan keamanan bandara.”Meski begitu,kami tetap akan mengantisipasi terus-menerus,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Cabang Bandara Internasional Soekarno- Hatta mengaku,PT Angkasa Pura II telah menyebarkan standing banner di setiap mesin x-rayyang berisi soal peringatan kepada masyarakat, pengunjung, dan penumpang akan adanya serangan teroris.Personel polisi sudah memastikan akan bersiaga dan berpatroli dengan menggunakan senjata laras panjang. Pengetatan pengamanan itu dilakukan karena ada kekhawatiran masuknya teroris ke area bandara dengan memanfaatkan berbagai cara. ”Dampak pengetatan pengamanan ini pastinya akan menambah panjang antrean yang masuk ke area bandara dan terminal,” ujarnya.

Tidak hanya dua instansi yang melakukan pengetatan pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta.Petugas Imigrasi Bandara Soekarno- Hatta pun telah melakukan pengetatan keamanan. Kepala Imigrasi Bandara Internasional Soekarno- Hatta Lukman Hakim mengatakan, pengetatan itu dimulai dari memperhatikan pemilik foto pada paspor. Sebab, ada penumpang yang membawa paspor,tetapi ternyata bukan miliknya setelah foto pada paspor diperiksa. Kedua adalah dengan memeriksakan paspor yang dibawa. Sebab, umumnya yang selama ini ditemukan adalah pemalsuan paspor. ”Ada yang paspornya asli tetapi palsu, serta ada juga yang asli tetapi tanda tangan dan capnya dipalsukan,”tegasnya.

Perizinan dari visa itu pun banyak yang dipalsukan. ”Pokoknya kami benar-benar melakukan standar pemeriksaan, hanya lebih ditingkatkan lagi,”ujarnya. Di bagian lain, maraknya aksi penyelundupan narkoba belakangan ini membuat petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno- Hatta juga memperketat pengawasan. Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno- Hatta Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, pihaknya telah mendapat bantuan anjing pelacak sebanyak delapan ekor dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.Gatot mengaku pihaknya juga telah meminta ion scanner untuk memindai barang mencurigakan. (denny irawan)