PALEMBANG (SI) – Keberadaan Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi
dipastikan akan menggusur bus kota yang saat ini masih beroperasi di
ruas jalan Kota Palembang.
Meskipun secara bertahap bus kota akan digantikan dengan BRT ini, masih ada beberapa unit bus kota yang memiliki izin trayek hingga 2017. Untuk itulah, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memastikan, sebagai solusinya, bus-bus kota yang memiliki izin trayek masih lama itu akan dimodifikasi menjadi BRT. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Edy Nursalam mengakui, memang masih ada izin beberapa bus kota yang diperpanjang hingga 2017, termasuk bus profit. Dengan adanya beberapa bus ini, Dishub dan pihak pemilik bus telah sepakat bahwa bus itu nantinya akan dimodifikasi untuk dijadikan sarana transportasi perkotaan.
Beberapa bus yang akan dimodifikasi nantinya akan menambah jumlah bus yang ada sehingga pelayanan transportasi masyarakat Kota Palembang akan tercukupi. “Dengan adanya beberapa bus ini, sudah barang tentu akan menambah jumlah armadaTransmusi kita,”jelasnya. Sementara itu, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, keberadaan BRT saat ini dirasakan sudah mulai mengatasi permasalahan angkutan, khususnya bagi masyarakat Palembang.”Mereka sudah mulai memiliki BRT sebagai alat transportasi umum sebagai pilihan utama. Tentu saja ini sebuah keberhasilan tersendiri bagi kita karena berhasil merebut hati masyarakat,”kata dia. Untuk itu, guna meningkatkan pelayanan transportasi tersebut, pemkot akan kembali memperluas daerah angkutan BRT.
”Kemungkinan besar, tahun ini kita akan membuka jalur koridor tiga, yakni Jakabaring–Talang Semut,” katanya. “Kita akan memulai daerah Seberang Ulu. Selain daerah tersebut memang belum dilalui BRT, permintaan masyarakat agar dibukanya jalur tersebut juga sudah ada. Saat ini kita tengah mempersiapkan perencanaannya,” jelas Eddy seraya mengatakan, sebelumnya dua koridor telah resmi beroperasi, yakni Sako-PIM dan Alang-Alang Lebar-Ampera. Dengan dibukanya koridor tiga,kebutuhan penambahan bus juga harus dilakukan. ”Setidaknya pada 2010, kita akan menambah 100 unit Transmusi untuk mencukupi jumlah kebutuhan sarana transportasi,”katanya.
Eddy menambahkan, untuk mencukupi kebutuhan sarana transportasi perkotaan Kota Palembang, setidaknya dibutuhkan 250 unit untukmelayanisetiapjalurtransportasi yang ada.“Kehadiran Transmusi diharapkan dapat menjadikan masyarakat Kota Palembang disiplin dalam berlalu lintas,ke depannya ditargetkan dapat mengoperasionalkan 250 Transmusi untuk melayani secara luas setiap jalur.Kita akan mempersiap-kan tambahan ini secepatnya dengan berkoordinasi dengan provinsi dan Departemen Perhubungan di pusat,”tegasnya. (andhiko tungga alam)
|