VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Sepi Peminat, Tukang Becak Nyalon Wali Kota PDF Print
Thursday, 11 March 2010
PEKALONGAN (SI) – Mundurnya jadwal Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Pekalongan membawa berkah bagi warga Kota Batik.Karena sepi peminat, seorang tukang becak, kemarin mengambil formulir pendaftaran dari jalur independen di kantor KPU sebagai calon wali kota.

Tukang becak itu yakni Abdul Latif,34,warga Jalan Jawa Gang 16 nomor 106 Kelurahan Sapuro,Kecamatan Pekalongan Timur. Latif berpasangan dengan Casmudi, 36,warga Nylumprit,Kelurahan Degayu RT 02/VII,Kecamatan Pekalongan Timur. Casmudi juga sama-sama tukang becak.

Latif dan Casmudi dan ke kantor KPU dengan naik becak yang digenjot rekannya. Beberapa rekannya mengiring di belakang sambil naik becak. Di Kantor KPU, mereka diterima anggota KPU. Sekitar 15 menit, mereka menerima penjelasan dari KPU seputar calon independen. Setelah menerima berkas pendaftaran yabg cukup tebal, Latif dan Casmudi meninggalkan kantor KPU diiringi rekan-rekannya sesama tukang becak.

Usai mengambil formulir pendaftaran di KPU, Abdul Latif mengaku prihatin dengan penundaan pilwalkot karena tidak ada calon yang mendaftarkan diri. Karena prihatin,dia bersama rekannya nekat mengambil formulir sabagai calon walikota dan wakil walikota dari jalur independen. ”Yang jelas, saya siap bersaing dengan calon lain, termasuk incumbent,” tandas Latif mantap.

Latif mengaku ribuan keluarga tukang becak berada di belakangnya. Sebab sebelum mengambil formulir di KPU, dia mengaku telah didorong teman-temannya untuk maju pada pilwalkot.Karena rekan-rekannya mendukung,Latif pun mengaku siap bersaing dengan calon lain.

Sementara Casmudi yang ikut ke KPU mengaku siap mengikuti tahapan pilwalkot dari jalur perseorangan. Meski dana yang dimiliki kecil, dia yakin solidaritas tukang becak masih tinggi.Karena itu dia tidak terlalu khawatir mengumpulkan dukungan foto kopi KTP. (zaenal alimin)

 
coverjateng