VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9100.008850.00
SGD7229.807214.80
AUD9828.759523.75
JPY118.58114.12
9-Feb-2012 / 10:42 WIB

 
Louis Vuitton Tutup Paris Fashion Week PDF Print
Thursday, 11 March 2010

PERGELARAN koleksi musim gugur dan musim dingin 2010/11 Louis Vuitton menjadi penutup pesta mode Paris Fashion Week.

Diselenggarakan di salah satu taman ikonik Paris,Marc Jacobs, Direktur Kreatif Louis Vuitton mempersembahkan air mancur bertabur kelopak mawar yang menjadi latar belakang koleksi bernapaskan era 50an. Suzy Menkes, editor mode International Herald Tribune mengatakan, pertunjukkan Louis Vuitton bagaikan mata air kreativitas yang membuktikan tangan dingin dan kejeniusan Marc Jacobs sebagai seorang desainer.

Terutama dengan parade tas tangan inovatif yang menemani setiap koleksi busana. Koleksi busana rancangan Jacobs untuk Vuitton bernapaskan retro dengan cuttingala 50-an.Rokrok lebar bersanding dengan blus cantik dan ditemani tas tangan chic. Mengetengahkan semua itu, Jacobs meletakkan Louis Vuitton dalam perspektif baru, sebuah brand yang bermula dari produk kulit dan berkembang menjadi rumah mode eksklusif yang mengutamakan kualitas serta craftmanship dalam setiap produknya.

Dalam rilis media yang dibagikan sebelum acara,Jacobs menulis tentang ”Speedy”,tas yang diciptakan Vuitton pada 1930 untuk memenuhi kebutuhan konsumennya akan tas bepergian nan praktis di era baru fast travel. Speedy-lah yang kemudian menjadi bentuk dasar tas tangan yang dihadirkan Jacobs untuk koleksi terbarunya. Tas tangan unik besutan Jacobs itu menjadi pelengkap nan chicuntuk koleksi busana yang terinspirasi dari gaya hidup Hollywood pasca perang dunia II.

Jacobs bercerita tentang kehidupan glamor dunia perfilman Amerika,para aktris masa lalu yang terlihat elegan dengan stiletto,mantel kulit,setelan tweed, ataupun gaun bermotif floral. Salah satu koleksi yang menjadi highlight adalah tunik rajut yang akan terlihat sempurna,baik saat tampil mandiri maupun dipadankan bersama celana berpipa ramping.

”Koleksi busananya sangat wearable,namun yang menjadi pusat perhatian di pertunjukkan Louis Vuitton,seperti biasa,adalah koleksi tas tangan yang bisa dikatakan menerbitkan air liur,” papar Menkes. Jacobs menghadirkan rangkaian lengkap tas tangan mulai dari koleksi monogram perak, tote bag berpalet kecokelatan dengan detail tembaga,hingga clutchberwarna ungu dengan motif kotak-kotak.

”Satu hal yang saya perhatikan adalah bahwa koleksi Jacobs musim ini terasa lebih dewasa.Tidak ada lagi nuansa muda yang diterjemahkan dalam rok-rok mini, melainkan barisan gaun anggun dengan sentuhan retro dan citra smart,”pungkas Menkes. Jacobs juga membuktikan pengaruh globalnya dalam fashion yang terlihat dari para high-profiledi barisan depan.

CEO LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton, Bernard Arnault,tampak berdiskusi dengan model Rusia Natalia Vodianova, sementara CEO Louis Vuitton Yves Carcelle duduk diapit bintang film China Fan Bingbing serta pebisnis mode asal India Lara Dutta.(lesthia/nytimes)