|
||||||||||||||||||
| Tak Cukup Bermodal Tampang |
|
|
| Thursday, 11 March 2010 | |
|
TIDAK hanya tampang,Mazda2 mempunyai daya tarik berlebih lainnya.Duduk,mainkan,nikmati. Di sana Anda akan diajak menyusuri dimensi enerjik khas Zoom-Zoom Mazda. Jangan bicara tampang,karena semua orang sudah tahu,Mazda2 berpenampilan rupawan. Gara-gara kegantengannya, dia sudah bermahkota, mengemban predikat sebagai World Car of The Year 2008. Mazda2 punya guratan wajah lengkap, antara kekar dan dinamis,mengandung aura sportdan elegan. Yang lebih penting dari itu adalah pengalaman berkendara dengannya. Ya, berkendara ditemani Mazda2 serasa jalan-jalan ditemani selebritis. Entah berapa pasang mata yang menyapu kami berdua karena ketertarikan dengan sosok rupawan.Yang jelas, Seputar Indonesia (SI) merasa percaya diri ketika duduk di belakang kemudinya. Dan memang itu tujuan Mazda menciptakan mobil yang masuk di ”segmen keras” hatchback ini, membuat pengendara merasa percaya diri, bahkan timbul perasaan lebih muda beberapa tahun. Ada apa? Mengapa bisa begini? SI pun bertanya-tanya, dan mencoba menyisir satu-persatu bekal Mazda2 untuk cari tahu. Kebetulan yang kami bawa adalah varian Mazda2 paling tinggi,R A/T. Harganya Rp201 juta. Masih ada tiga tipe lain dari Mazda Motor Indonesia (MMI) untuk menemani. Mereka adalah Tipe R M/T (manual) dengan banderol Rp194 juta, S A/T yang dihargai Rp186 juta, serta paling bontot,S M/T berharga Rp176 juta. Di dalamnya, Mazda2 tidak mau aneh-aneh. Kesan simpel terasa kuat ketika SIduduk dalam kabin. Sambutan positif datang dari bahan fabric joknya yang cukup lembut. Sistem audio dan pengendali AC berada di tengah dashboard. Tuas transmisi menyatu dengan dashboard, diletakkan di bawah audio, memberikan ruang lebih besar di baris depan. Cukup banyak ruang penyimpanan, masing-masing penumpang mempunyai ruang penyimpanan di pintu, ditambah dua cup holder di tengah. Kapasitas bagasinya ternyata lega,mempunyai daya angkut standar 250 liter yang bisa ditingkatkan menjadi 787 liter jika kursi belakang dilipat. Ini yang cocok untuk keluarga muda dengan barang belanjaannya. Multi Information Display (MID) di bagian dashboard sangat membantu menginformasikan banyak hal, terutama konsumsi bahan bakar. Mengatur sistem hiburan juga bisa dari lingkar kemudi, karena Mazda2 dilengkapi tombol pengatur (khusus tipe R). Semua itu diselesaikan paduan warna hitam dan silver dalam kabin. Di saat melaju, kesan pertama yang di dapat dari mobil ini adalah handling yang top. Mazda2 sangat lincah.Untuk bermanuver dan meliuk- liuk di tengah kota, kesan berat tidak terjadi.Hal itu karena suspensi MacPherson Strut (depan) dan H Shape Torsion Beam (belakang) yang disetting untuk keunggulan handling. Namun tentunya, handling ciamik adalah lawan kenyamanan. Karena Mazda2 sangat lincah, hal itu sedikit berpengaruh terhadap peredam guncangan.Jika melaju di jalan tidak rata, kesan keras akan muncul.Tapi hal ini sebenarnya bisa dimaklumi karena Mazda2 mengusung aura sporty. Soal kekedapan, Mazda2 tidak terlalu baik untuk meredam suara di luar. Mazda2 dilengkapi mesin 1.498 cc in-line 4 cylinder DOHC 16 valve yang dilengkapi S-VT (Sequential Valve Timing) dan ETC (Electronic Throttle Control). Tenaga diatur lewat transmisi 4-speed automatic. Tenaganya memang tak sedahsyat Honda Jazz atau Toyota Yaris, tapi nafas mobil ini panjang,membuat Mazda2 sanggup membantu melesat dengan cepat. Tuas transmisi Madza2 bermodel in-line. Susunannya standar; P, R,N,D,S,dan L.Tak ada tambahan lain, misalnya shiftronic berupa fitur perpindahan gigi ala manual apalagi paddle shift yang mengatur transmisi dari lingkar kemudi. Untuk pengendaraan seharisehari, cukup pasang transmisi di posisi D (drive).Perpindahan giginya sangat halus, tidak terasa adanya hentakan.Perhatikan injakan pedal gas untuk memberikan performa terbaik. Injak pedal sedikit dalam untuk mendapatkan downshift, dan Mazda2 siap melesat. Teknologi S-VT (Sequential Valve Timing) dan ETC (Electronic Trottle Control), membantu Mazda2 tetap hemat bahan bakar.Untuk tipe transmisi otomatis, Mazda2 tergolong irit luar biasa. Dari pengukuran SI, Mazda2 mencapai angka 13,2 km untuk 1 liter bensinnya. Tipe manualnya mungkin akan lebih dahsyat, dengan klaim 1: 15,6. Bodinya yang kecil plus radius putar 4,9 meter menguntungkan Mazda2 untuk melaju di jalanan kecil. Pengemudi juga dimudahkan berkat Electric Power Assited Steering (EPAS) yang membuat percaya diri mengendalikan mobil ini kemana saja. Mazda2 melengkapi fasilitas keselamatan pasif dengan membuat rangkaian bodi yang mampu menyerap energi benturan. Teknologi yang disebutnya sebagai Mazda Advanced Impact Distribution dan Absorption System itu terletak pada bagian depan, samping, dan belakang.Teknologi itu, sekali lagi, menambah kepercayaan diri SI untuk menggeber habis. Untuk airbag, Mazda2 menyediakannya dua, untuk pengemudi dan penumpang depan. Sedangkan tipe S hanya dipasangi untuk pengemudi saja. Fitur keselamatan aktif antara lain fourwheel Anti-lock Brake System (4WABS) di empat roda dan Electronic Brake-force Distribution (EBD). Mazda2 sangat fun to drive, pengendaliannya juga mudah.Tampang oke,performa not bad.Jika sudah begini, hanya satu yang akan timbul,rasa percaya diri berlebih.(donny apriliananda) |