|
||||||||||||||||||
| Ulum Siap Duet dengan Bagong |
|
|
| Tuesday, 09 March 2010 | |
|
JEMBER (SI) – Bak gayung bersambut, desakan dewan pimpinan pusat (DPP)
agar Ketua DPC PKB Jember Miftahul Ulum maju dalam pemilihan bupati
(Pilbup) 2010 mendapat respons positif.
Wakil Ketua DPRD itu menyatakan siap jika DPP PKB mengeluarkan rekomendasi untuknya. Rencananya Ulum akan maju sebagai calon wakil bupati mendampingi calon bupati yang direstui oleh DPP PKB. Saat ini dua nama calon bupati,yakni Guntur Ariyadi dan Bagong Sutrisnadi sedang dipertimbangkan secara serius untuk mendapatkan rekomendasi DPP. Namun, dari informasi yang dihimpun Seputar Indonesia nama Bagong Sutrisnadi lebih berpeluang menjadi calon bupati dari partai berlambang bumi dengan sembilan bintang tersebut.“Saya siap maju menjadi calon wakil bupati, jika memang DPP PKB menghendakinya,” ujar Ulum saat berbincang dengan Seputar Indonesia di ruang kerjanya,kemarin. Dia mengungkapkan, hingga kemarin belum ada kepastian siapa calon bupati yang mengantongi rekomendasi DPP PKB. Namun, hasil komunikasinya dengan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, DPP lebih condong merekomendasi nama Bagong Sutrisnadi. ”Berdasarkan pembicaraan terakhir dengan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar memberikan sinyal jika rekomendasi itu akan jatuh ke Bagong Sutrisnadi. Saya sendiri bersedia mendampingi siapa pun yang menjadi calon bupati,termasuk Bagong Sutrisnadi jika itu permintaan DPP PKB,”ujarnya. Mantan Ketua GP Ansor Jember ini mengaku, kesiapannya itu sebagai bentuk partisipasi kader PKB yang selama pemilukada belum pernah turun gelanggang. Soal rencana koalisi dengan partai politik untuk mengusung Bagong- Ulum, PKB saat ini telah mengantongi sejumlah dukungan dari beberapa partai nonparlemen untuk memenuhi syarat minimal pencalonan bupati, yakni 15 persen suara. ”Koalisi partai sudah ada, tinggal resminya saja,”ungkapnya. Sementara Bagong Sutrisnadi juga menyambut sinyal positif jika Ulum menyatakan siap mendampinginya. Dia berharap, duetnya itu bisa menciptakan peluang untuk menjaring perolehan suara dan pemenangan pencalonan. Bagong optimistis kendati tidak direkomendasikan induk partainya (Partai Demokrat).”Kalau cak Ulum siap, saya juga harus siap,”pungkasnya. (p juliatmoko) |