VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Memadu Nostalgia bersama Sheila Majid PDF Print
Saturday, 06 March 2010
PENYANYI asal Malaysia Sheila Majid tersenyum lega dan bangga melihat sekitar 14.000 pasang mata menyaksikan penampilannya di Axis Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) 2010 di ruang A3 BNI Hall Kemayoran.


Diakui Sheila, penampilan di JJF 2010 ini menjadi momen penting dalam hidupnya. Dia tidak menyangka penampilan pertama di ajang festival musik jazz ini mendapat perhatian ribuan penonton. Bukan saja masyarakat Indonesia yang menyaksikan penampilan perempuan kelahiran 3 Januari 1965 ini,juga warga negara Singapura,Australia, dan Malaysia. Pada konser Sheila di JJF 2010 ini, terlihat sejumlah penonton beda generasi.Tua muda melebur menjadi satu. Para orangtua yang hadir ingin bernostalgia dengan lagu-lagu Sheila. Sementara remaja dipicu rasa penasaran dan ingin menikmati tembang-tembang cinta yang dinyanyikan merdu sang diva. ”Saya tahu lagu Sheila ini dari orangtua saya.

Pas didengarkan, ternyatalagu-lagunya enaksekali,” aku Silvy. Meski konsernya itu mundur 30 menit dari jadwal yang ditentukan, para penonton rela menunggu. Penampilan pertama dibuka dengan lagu Warna. Penonton pun tak segan-segan memberi tepuk tangan meriah.Tak jarang sebagian besar penonton ikut bernyanyi, mengikuti suara Sheila di atas panggung. Meski sudah menginjak usia kepala empat, perempuan yang punya nama Shaheila binti Abdul Majid ini terlihat cantik dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bawahan rok panjang warna hitam. Luasnya panggung, membuat penyanyi solo ini bisa bergerak leluasa dan selalu mengajak penonton ikut bernyanyi.

Sesekali, ketika jeda lagu, Sheila menceritakan pengalamannya dalam bermusik. Kebetulan penampilannya di JJF 2010 ini menjadi tanda perjalanan kariernya di dunia musik selama 25 tahun.Kegembiraannya ini semakin terasa ketika ia bisa menyapa kembali melalui tembang- tembang hits-nya di Indonesia. “Ini festival terbaik.Saya harap kalian menikmati musik yang saya berikan,”ungkapSheila.Lagu-lagu hits seperti Antara Anyer dan Jakarta, Kasih, Hasrat Cinta, Cinta Jangan Kau Pergi, Nada, Gemilang, Dengarkanlah, atau Aku Cinta Padamu dikumandangkan dengan cantik.

Suaranya yang merdu, membuat para penonton tersenyum lebar.Mereka puas dengan konser Sheila.Farida misalnya,ibu rumah tangga berusia 43 tahun ini mengaku lagu-lagu Sheila Majid membuatnya mengenang kembali masa mudanya. “Saya suka lagu-lagunya. Zaman dulu itu,jarang penyanyi yang seperti dia.Apalagi sekarang.Saya puas menyaksikan penampilannya. Saya bisa ikut bernyanyi bersama- sama,” ungkap Farida yang datang bersama suaminya. Sebelum konser berakhir, Sheila memberi kejutan lewat lagu Sinaran.

Lagu yang memang cukup dikenal masyarakat Indonesia. Lagu itu diaransemen ulang hingga musiknya terdengar lebih up beat.Penyanyi berusia 45 tahun ini juga tampil sangat energik. Dari awal hingga akhir, Sheila seperti tidak mengenal lelah. Rasa sayang Sheila kepada penggemarnya ditutup dengan lagu Dia. Penonton pun langsung memberi tepuk tangan meriah. (tedy achmad)