|
Sentuhan instrumental jazz milik Titi Sjuman menggema di ruang Lawu 1 Acoustic Hall, Kemayoran, Jakarta.
Titi mem beri kejutan, membuat decak kagum sekitar 800 pasang mata yang menyaksikan penampilannya. Sebelum masuk panggung, Titi mempersilakan para personel lain untuk lebih dulu mengisi posisi. Nah, posisi drum ternyata diisi Wong Aksan. Tanpa banyak bicara, para personel yang tergabung dalam Titi Sjuman Folk Jazz Project ini langsung memainkan alat musik. Namun, Titi belum juga naik ke atas panggung. Barulah saat vokal latar di lagu Ubahlan Dunia mengalun, sutradara film ini segera berlari kecil dari samping panggung dan bernyanyi.
Ia tampil dengan gaun warna kuning. Sementara rambut panjangnya dibiarkan terurai. Suaranya terdengar merdu. Sebagai penyanyi yang relatif baru, Titi rela melatih vokalnya selama satu bulan penuh dari sahabatnya, Indra Aziz. ”Di JJF 2010 ini, penampilan saya memang sangat berbeda,” ungkap Titi. Menurutnya, tidak mudah menjadi seorang penyanyi. Sebab, dia harus berhadapan langsung dengan publik dan harus bertegur sapa. Apalagi konsep panggungnya dibuat akrab. Panggung Lawu 1 Acoustic Hall ini tidak terlalu tinggi.
Jaraknya dengan penonton yang menyaksikan penampilannya sambil duduk hanya satu meter. ”Deg-degan banget. Ini benar-benar pertama kalinya,” sebut Titi ditemui seusai tampil. Namun, pemilik nama lengkap Titi Handayani Rajobintang ini berusaha tidak canggung dengan penonton. Malah, Titi berhasil menciptakan suasana akrab dan menyapa beberapa temannya yang ikut menyaksikan pertunjukannya. Antara lain sutradara kondang Riri Riza dan penyanyi Shanty. Tepuk tangan penonton pun tak henti-hentinya ditujukan kepada perempuan kelahiran Jakarta, 10 Februari 1981, itu lantaran aksi panggungnya yang memukau.
Bahkan, sesekali Titi menghampiri alat musik drum yang biasa dipakainya dan mengikuti irama musik. Kolaborasi dua drum ini pun tercipta antara pasangan suami-istri, Titi dan Wong Aksan. (tedy achmad)
|