|
||||||||||||||||||
| TheGunners di Ambang Krisis |
|
|
| Monday, 08 February 2010 | |
![]() LONDON(SI) – Dua kekalahan beruntun dari anggota Big Fourmembuat Arsenal semakin sulit meraih gelar juara Liga Primer.Apalagi,jika The Gunners kembali kalah saat menjamu Liverpool pertengahan pekan ini. Bila kembali menelan pil pahit kekalahan saat menjamu The Reds di Emirates Stadium, fansArsenal akan benarbenar mengucapkan selamat tinggal pada trofi juara. Dengan kebangkitan yang saat ini sedang dimiliki Liverpool,Arsenal juga terancam terlempar dari zona Liga Champions. Sebab, kekalahan menyakitkan dari Manchester United (MU) dan Chelsea plus kemenangan Liverpool atas Everton pada derby Merseyside membuat keduanya kini hanya berselisih lima poin. Sialnya,Tottenham Hotspur yang ada di baris 5,Manchester City (6), ataupun Aston Villa (7) juga memiliki peluang sama besar menyodok ke zona Liga Champions. Bila Arsenal kalah dari Liverpool, selisih keduanya otomatis tinggal dua angka. Jika saat bersamaan Spursmampu mengecundangi Wolverhampton Wanderers, kekalahan Arsenal dari Liverpool akan membuat persaingan memperebutkan dua tiket tersisa Inggris ke Liga Champions 2010/2011 semakin panas. ’’Kami memang tidak ada di posisi yang baik saat ini.Kegagalan menambah poin pada dua pertandingan beruntun memang sangat disayangkan.Namun, kami belum menyerah,” ujar Manajer Arsenal Arsene Wenger seperti dilansir Reuters. ’’Kekalahan itu terasa menyakitkan dan efeknya baru akan terjadi pada laga berikut. Karena itu, saya akan meminta para pemain bangkit dan tidak larut dalam kekecewaan,” kata nakhoda asal Prancis itu. Dari kacamata objektif, jadwal laga menghadapi tiga anggota Big Four secara beruntun memang menjadi salah satu faktor yang membuat Arsenal seperti kehabisan bensin.Selain itu,faktor mental juga disinyalir banyak kalangan sebagai hal lain yang membuat kekalahan 1-3 tercipta dari The Red Devils ataupun 0-2 dari The Blues. Pasalnya, pada kedua laga tersebut Wenger dapat menurunkan para pemain terbaiknya, seperti Francesc ’Cesc’ Fabregas dan Andrei Arshavin. Catatan statistik pada kompetisi 2009/2010 menunjukkan fakta menarik lantaran Arsenal selalu mampu bangkit setelah menderita dua kekalahan beruntun. Pada pekan ketiga dan keempat misalnya, mereka menderita dua kekalahan beruntun dari MU dan Man City. Namun, pada pekan kelima Arsenal bangkit menghajar Wigan Athletic 4-0. Begitu pula saat kalah pada pekan ke-12 (Sunderland) dan ke-13 (Chelsea) yang mampu direspons dengan kemenangan 2-0 atas Stoke City (pekan ke-14). Kemungkinan bangkitnya Arsenal pada laga Kamis (11/2) dini hari WIB,tampaknya sudah diprediksi Liverpool. Melalui sang maskot Steven Gerrard, Si Merah memastikan tampil serius dan tidak akan memandang sebelah mata Arsenal. Stevie-G, sapaan Gerrard, berjanji kepada fans untuk terus menghadirkan kemenangan yang dibumbui penampilan membanggakan. Pasalnya, hanya perolehan tiga poin yang akan membuat Liverpool memiliki kesempatan besar tampil di Liga Champions musim depan. ’’Kemenangan yang didapat saat bertemu Everton memang membuat kami semakin percaya diri.Namun, laga berikutnya kami akan bertemu Arsenal. Saya tidak berpikir laga tersebut akan mudah,” ujar Gerrard kepada liverpoolecho.co.uk. ’’Artinya, fokus ke lapangan dan bekerja keras menjadi kewajiban yang tidak bisa dihindarkan. Sebab, kami memiliki kewajiban untuk terus menghasilkan poin sempurna,”katanya. (andri ananto) |