|
||||||||||||||||||
| Suasana Haru Iringi Pemakaman Frans Seda |
|
|
| Sunday, 03 January 2010 | |
MISA ARWAH, Jenazah Frans Seda disemayamkan di altar Gereja Katedral Jakarta untuk misa arwah kemarin.
KARAWANG(SI) – Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi menitikkan air mata saat jenazah Franciscus Xaverius Seda atau Frans Seda dimasukkan ke liang lahad di pemakaman San Diego Hills,Kabupaten Karawang, Jawa Barat kemarin. Freddy yang menjadi inspektur upacara pemakaman mantan menteri keuangan di era Orde Baru itu beberapa kali mengusap air matanya. Dia terlihat haru sejak jenazah dimasukkan ke liang lahad hingga Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus D Situmorang, membacakan doa untuk Frans Seda. Meski demikian, pemakaman almarhum Frans Seda yang berlangsung secara militer tersebut, berlangsung lancar dalam suasana haru dan awan mendung. Pemakaman yang dihadiri keluarga,saudara dan sejumlah mantan pejabat serta pejabat negara itu berlangsung selama sekitar 2,5 jam. Prosesi dimulai sekitar pukul 14.20 dan berakhir pukul 15.50 WIB. Proses pemakaman dimulai dengan apel persada yang dipimpin oleh Menhub Freddy Numbery. Kemudian, jenazah mendiang Frans Seda dimasukkan ke liang lahad.Dilanjutkan doa bersama dipimpin oleh Ketua KWI, Mgr Martinus D Situmorang. Jenazah Frans Seda dimakamkan di kaveling Sovereqnity, Blok AA-02, kompleks khusus umat Kristen di pemakaman San Diego Hills. Sebelum dibawa ke kompleks pemakaman, jenazah Frans Seda terlebih dahulu dibawa ke Unika Atmajaya Jakarta untuk penghormatan terakhir.Dari kampus Atmajaya, jenazah kemudian diberangkatkan ke Gereja Katedral untuk diadakan perayaan misa oleh Uskup Agung Julius Kardinal Darmaatmadja. Baru pada sekitar pukul 14.10 WIB,jenazah sampai di kompleks pemakaman San Diego Hills kemudian dimakamkan sekitar pukul 14.20 WIB. Dalam prosesi pemakaman di San Diego Hills, hadir sejumlah tokoh. Di antaranya mantan Menteri Keuangan JB Sumarlin,mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie,Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Gories Mere. Saat upacara penerimaan jenazah dari keluarga kepada negara di Gereja Katedral, Menhub Freddy Numberi menyampaikan pidato singkat. Dalam pidato itu, dia menyebutkan peran Frans dalam kancah politik nasional. “Beliau adalah tokoh di kancah politik. Omongannya pedas, tapi untuk perbaikan.Tokoh-tokoh nasional, seperti dia dan Gus Dur sangat menjaga kebersamaan negara,”paparnya. Dari pihak keluarga,adik Frans, Boni Seda mengatakan keluarganya merasa kehilangan atas wafatnya politisi sesepuh PDIP ini.Frans Seda meninggal dunia pada 31 Desember 2009 lalu dalam usia 83 tahun. (ant/okezone) |