VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.008875.00
SGD7214.907199.90
AUD9770.109467.10
JPY120.46115.93
3-Feb-2012 / 11:44 WIB

 
Menjembatani Kecanggihan Ilmu Pengetahuan dan Kesakralan Agama PDF Print
Sunday, 15 November 2009
Heboh munculnya pendapat yang menyatakan bahwa kiamat akan terjadi pada 2012 tidak terlepas dari buku Mystery of 2012: Predictions,Prophecies & Possibilities yang disusun Gregg Braden.


KIAMAT pada 2012 dilandasi kalender suku Maya yang menyebut selama 1992–2012 akan terjadi pemurnian total di bumi hingga akhirnya peradaban manusia benarbenar berakhir pada 21 Desember 2012 untuk selanjutnya memulai peradaban baru.

Ramalan dan kalender suku Maya ini juga diperkuat cerita Bangsa Sumeria tentang planet Nibiru yang akan menabrak bumi pada hari keramat itu. Buku The Mystery of 2012 mencoba membahas ramalan suku Maya ini secara komprehensif dari berbagai aspek dan pendekatan seperti spiritualitas, simbolisme, ekonomi, ekologi, dan tentu saja ilmu pengetahuan. Buku yang terdiri atas 25 tulisan ilmiah,wawancara,serta eksplorasi sejumlah peneliti ini mencoba menginterpretasikan siklus besar kalender suku Maya menjadi sebuah penemuan baru.

Saat mencoba mengumpulkan berbagai pendapat, analisis maupun ramalan tentang 2012, Braden yang ditunjuk sebagai ketua tim penyusun tidak mengira efeknya akan sedemikian besar. Pasalnya, sebelumbukuMysteryof2012terbit, ada puluhan tulisan yang mencoba mengungkit hal yang sama.Namun, buku Mystery of 2012dianggap sebagai panduan yang lebih objektif dan ilmiah dalam mengulas misteri 2012 daripada buku lainnya. Dalam buku terbitan 2007 tersebut, Braden mencoba membeberkan bukti ilmiah tentang kemungkinan adanya siklus besar pada 2012.

Eksplorasi Braden menjelaskan bahwa pada 2012 akan terjadi pembalikan kutub magnetik bumi yang bisa mengakibatkan badai hebat. Dia menarik kesimpulan itu berdasarkan teori kuantum yang memang menjadi keahliannya. Lainnya, berbagai bukti fisik serta adanya kecenderungan sejarah yang memperkuat teori adanya siklus besar pada 2012 nanti. Dalam sebuah wawancara di YouTube, Braden bersyukur buku yang disusunnya bersama penulis lain itu menjadi perhatian. Hal tersebut akan mendorong orang untuk berbuat lebih dalam usahanya menyelamatkan bumi. “Saya senang orang-orang akhirnya bertanya tentang apa yang seharusnya kita lakukan untuk bumi ini,”ujarnya.

Jauh sebelum membuat salah satu tulisan di The Mystery of 2012, Braden sudah lama berkecimpung dalam dunia spiritualitas dan ilmu pengetahuan.Dia bahkan disebutsebut sebagai ilmuwan pertama yang mampu menjembatani kecanggihan ilmu pengetahuan dan sakralnya dunia spiritual. Kegemaran Braden dalam mencari sakralitas spiritual bukan hal baru.Selama 22 tahun,dia mendaki berbagai wilayah pegunungan di dunia, mencari biara-biara terpencil dan teks-teks buku terlupakan untuk menemukan rahasia abadi.

Dengan mengombinasikan penemuan ilmu pengetahuan terbaik saat ini,pencarian Braden menuntunnya untuk melintasi batas ilmu pengetahuan tradisional, sejarah, dan menawarkan pandangan baru dunia agama. Riwayat karier dan hidupnya bisa dibilang unik.Sebelum bergelut dengan pencarian spiritual, pada 1970-an Braden meniti karier sebagai geologis untuk sebuah perusahaan minyak. Saat perang dingin ASUni Soviet memasuki tahun-tahun terakhir,dia bertugas sebagai desain sistem komputer untuk pertahanan Martin Marietta.

Karier Braden semakin menanjak saat dia ditunjuk sebagai manajer operasional bagi Cisco Systems. Pada 1998, Braden memulai kegemarannya mendatangi tempat-tempat penuh rahasia. (maesaroh)