|
||||||||||||||||||
| Tim Medioker Meretas Asa |
|
|
| Friday, 13 November 2009 | |
![]() DIUNGGULKAN, Andriy Shevchenko (tengah) dkk diunggulkan bisa mengatasi Yunani pada leg I playoff Piala Dunia dini hari nanti. ATHENA (SI) – Demi tiket ke putaran final di Afrika Selatan,dua tim medioker Eropa,Yunani dan Ukraina, harus saling bunuh pada legpertama playoff Piala Dunia 2010 di Athens Olympic Stadium dini hari nanti. Sejauh ini kedua negara sama-sama baru sekali mengikuti pesta sepak bola terbesar sejagat tersebut. Yunani menorehkannya di Amerika Serikat 1994.Ketika itu,mereka langsung tersingkir di putaran grup. Sementara debut Ukraina di Jerman 2006 sejak meninggalkan Uni Soviet. Andriy Shevchenko dkk tidak menyia-nyiakan partisipasi perdana itu dan mampu melangkah hingga perempat final sebelum disingkirkan Italia yang akhirnya menjadi juara. Berangkat dari catatan tersebut, Yunani dan Ukraina kini berjuang membidik tiket Piala Dunia kedua sepanjang sejarah. Meski tampil di kandang sendiri, posisi Yunani sedikit kurang diunggulkan. Rekor melawan Ukraina menyatakan anak buah Otto Rehhagel sedikit di bawah angin. Dalam dua partai,Yunani ditahan 1-1 dan tumbang 0-1 pada penyisihan Piala Dunia 2006. Performa Yunani juga kalah solid dibandingkan Ukraina.Selama fase grup kualifikasi Afrika Selatan 2010,Yunani ditaklukkan penguasa Grup 2 Swiss dua kali dan sempat diimbangi tim sekelas Moldova. Sementara Ukraina cuma menyerah sekali versus Inggris di Grup 6. Dengan perbandingan kurang menguntungkan tuan rumah, semangat perang pun langsung dikumandangkan Rehhagel. Nakhoda di balik kesuksesan Yunani menjuarai Euro 2004 tersebut mendesak pasukannya agar membuktikan kualitasnya di atas lapangan.Tidak cuma untuk memetik prestasi beraksi di Piala Dunia, tapi agar merebut kembali hati fans yang kecewa terhadap grafik menurun timnas selepas keberhasilan lima tahun silam. Yunani gagal lolos ke Jerman dan bermain mengecewakan di Euro 2008. "Anak-anak harus menunjukkan sejauh mana batas kapasitas mereka," tandas Rehhagel seperti dilansir The Canadian Press. Pada laga nanti, Rehhagel kehilangan dua bek sayap Giourkas Seitaridis dan Vassilis Torossidis yang cedera. Sebaliknya, Ukraina tak bisa mengandalkan dua striker Andriy Voronin dan Serhiy Nazarenko. Voronin meminta izin kepada pelatih Oleksiy Mykhailychenko agar ditinggalkan di Liverpool demi memperjuangkan tempatnya di tim utama. Sementara Nazarenko, pencetak gol kemenangan 1-0 atas Inggris, bulan lalu, terkapar. "Kami membidik hasil maksimal di Athena. Kami tidak mau hanya bertahan," pungkas Mykhailychenko. (harley ikhsan) |