VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.008875.00
SGD7214.907199.90
AUD9770.109467.10
JPY120.46115.93
3-Feb-2012 / 11:44 WIB

 
Kemenangan Pertama PDF Print
Wednesday, 04 November 2009
NUSA DUA(SI) – Yanina Wickmayer dan Aravane Rezai meraih satu poin di Commonwealth Bank Tournament of Champions 2009.Mereka tampil gemilang saat menjalani laga pertama penyisihan grup kemarin.


Wickmayer memang menjadi salah satu unggulan di ajang kali ini. Dia telah membuktikannya dengan merebut kemenangan pada laga pertama. Petenis Belgia ini menundukkan petenis wildcard (WC) Kimiko Date- Krumm (Jepang),39,dengan skor 7-6 (5),6-3. Bermodal empat ace sepanjang pertandingan,Wickmayer menunjukkan konsistensinya sebagai petenis yang lebih muda.Stamina dan power petenis asal Belgia itu jadi modal berharga pada laga ini.

Bahkan, meski Kimiko sempat memimpin 3-0 pada set kedua,Wickmayer mampu membalikkan kedudukan. ”Kimiko bermain cukup bagus. Dia petenis yang sangat pintar.Saya menikmati pertandingan ini dan akhirnya bisa memenangkannya. Meski usia kami berbeda jauh,perjuangan saya tidak mudah.Karena itu,saya senang dengan kemenangan manis ini,”kata Wickmayer. Bagi Kimiko, kekalahan dari petenis yang 19 tahun lebih muda dari dirinya itu tak membuatnya pesimistis. Petenis berpaspor Jepang ini siap menatap laga berikutnya kala meladeni Anabel Medina Garrigues dari Spanyol hari ini.

Musim ini Kimiko sudah dua kali bertemu Garrigues.Pertama, dia kalah dari Garrigues di Guangzhou, China. Namun, pada pertemuan kedua, giliran Kimiko yang unggul di Taiwan. Kemenangan di Taiwan menjadi prestasi puncak pertama Kimiko setelah memutuskan comebackpada 2008. ”Soal peluang saya, semua masih terbuka di turnamen ini.Besok (hari ini), saya siap bertarung dengan Garrigues. Saat di China, saya kalah dari dia.Namun,ketika menjadi juara di Taiwan, saya mengalahkannya.

Jadi, semua masih belum ada yang tahu bagaimana nasib saya nanti,”cetus Kimiko. Sementara pada pertandingan sebelumnya,Rezai juga tampil gemilang. Petenis Prancis itu mampu menghabisi unggulan keempat asal Jerman Sabine Lisicki 1-6,6-3,6-4. Kegigihan Rezai yang berperingkat 44 dunia patut diacungi jempol.Tertinggal cukup signifikan di set pembuka, petenis keturunan Iran ini mampu bangkit di dua set tersisa.Bahkan,di set kedua Rezai membuat Lisicki sering berbuat kesalahan.Padahal, pada set sebelumnya Rezai yang banyak melakukan foul.

”Pada set pertama saya memang kalah.Namun, ada motivasi dari pelatih untuk terus bermain maksimal. Dengan spirit ini saya mampu merebut kemenangan. Tekanan kepada lawan dan kepercayaan diri mampu membuat saya memenangkan laga ini,” kata Rezai. Di pihak lain, Lisicki mengatakan kekalahan ini membuatnya harus berjuang di laga terakhirnya kontra Melinda Czink.Namun, dia juga berharap agar Czink mampu mengalahkan Rezai hari ini agar harapan untuk lepas jadi salah satu semifinalis sebagai juara Grup D.

”Semoga Czink mampu mengalahkan Rezai.Sebab,pertandingan ini adalah partai penentuan. Saya akan memaksimalkan jeda dengan persiapan bagus besok (hari ini) untuk menghadapi pertandingan Jumat (6/11),”sebut Lisicki. (estu santoso)